Pembunuhan di Kertapati Palembang

Pembunuh Adi Berhasil Ditangkap Polisi, Diduga Modus Ada Dendam, Korban Sebentar Lagi Menikah

Polisi berhasil menangkap RE, pelaku pembunuhan terhadap Adi Saputra, warga Kelurahan Kemang Agung, Kertapati pada Kamis (13/2/2020) lalu.

Pembunuh Adi Berhasil Ditangkap Polisi, Diduga Modus Ada Dendam, Korban Sebentar Lagi Menikah
TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG DWIPAYANA
BREAKING NEWS: Adi Tewas di Kertapati, Calon Istri Menangis di Depan Mayat, Diduga Dibunuh 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Polisi berhasil menangkap RE, pelaku pembunuhan terhadap Adi Saputra, warga Kelurahan Kemang Agung, Kertapati pada Kamis (13/2/2020) lalu.

"Pelaku sudah ditangkap semalam," kata Kapolsek Kertapati, AKP Paulin Eterna Agustinus Pakpahan, Jumat (14/2/2020).

Dilanjutkannya, pelaku kini diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang guna penyidikan lebih lanjut.

"Pelaku sudah diserahkan ke Polrestabes Palembang karena keluarga korban membuat laporan di Polrestabes," kata Paulin.

BREAKING NEWS: Adi Tewas di Kertapati Jelang Menikah, Calon Istri Menangis, Diduga Dibunuh

Diketahui, Adi Saputra, pemuda 20 tahun ini tewas setelah ditusuk seorang berinisial RE.

Informasi yang dihimpun, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi tak jauh dari kediaman korban di Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati pada Kamis (13/2/2020) petang sekira pukul 17.30.

Ayahanda korban, Syamsul Bahri mengatakan, Adi dibunuh karena RE dendam pada korban.

"Yang saya tahu, sepertinya pelaku dendam sama anak saya. Anak saya luka tiga tusukan, satu di perut dan dua di lengan," kata Syamsul saat dijumpai di rumah duka, Jumat (14/2/2020).

Jelang Persis Solo vs Persib Bandung, Salahuddin Sebut Sebagai Ajang Ujian Skuat Laskar Sambernyawa

Keluarga membenarkan, Adi akan menikah dengan Lina pada 26 Februari mendatang.

"Anak saya mau nikah tanggal 26 Februari nanti. Calon istrinya sangat terpukul atas kepergian Adi," kata Syamsul

Rencananya, jenazah Adi akan dikebumikan di pemakaman keluarga tak jauh dari rumah korban pada Jumat siang pukul 14.00.

Keluarga berharap pelaku segera ditemukan dan dihukum seberat-beratnya.

"Saya berharap polisi segera menangkap tersangka dan menghukum seberat-beratnya sesuai perbuatannya," tandas Syamsul.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved