Akhir Perjalanan Begal Sadis di Prabumulih, Coba Kabur Saat Ditangkap, Keok Ditembak Polisi

Satu dari tiga pelaku begal motor sadis, yang meresahkan warga kota Prabumulih ditembak tim Gurita Polres Prabumulih, Kamis (14/02/2020) malam.

HO / Sripoku.com
Tim Gurita Polres Prabumulih ketika meringkus satu dari tiga tersangka begal sadis yang meresahkan kota nanas, Jumat (14/2/2020) 

Lalu satu pria diketahui merupakan Hendriansyah menghentikan motor korban dan mengancam akan melukai menggunakan parang.

Korban yang takut lalu menyerahkan motor kesayangannya dan melapor ke Polres Prabumulih.

Tim Gurita Polres Prabumulih yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mendapat informasi jika pelaku adalah Hendriansyah dan dua temannya yang masih buron.

Tanpa membuang waktu, petugas lalu meringkus pelaku ketika tengah berada di rumah kontrakan yang disewanya.

Namun ketika akan diringkus, pelaku mencoba kabur dan melawan petugas serta tidak mengindahkan tembakan peringatan, hingga petugas terpaksa melumpuhkan pelaku tepat di kali kirinya.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudharmaya SH SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman membenarkan, adanya penangkapan satu dari tiga tersangka begal tersebut.

"Pelaku terpaksa kami lumpuhkan menggunakan timah panas karena mencoba kabur ketika akan diringkus, kita masih melakukan pemeriksaan dan menyelidiki serta memburu dua pelaku lainnya," tegasnya seraya mengatakan tersangka akan dijerat pasal 365 KUHP dan atau Perampasan pasal 368 KUHP.

Detik-detik Seorang Guru Perempuan Selamat dari Aksi Begal Bermobil Saat Senpi Mengarah ke Jidat

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved