Politeknik Olahraga Indonesia Jamin Kuliah di Unsri Gratis

Dari 89 mahasiswa saat ini hanya tersisa 75 orang yang bertahan dan mau mutasi ke Unsri.

SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Tak Jelas Status Perkuliahan, Mahasiswa POI Rela Berdagang Demi Bertahan Hidup 

PALEMBANG, SRIPO -- Meski harus terlunta-lunta tanpa kejelasan status perkuliahan, namun sebagian besar mahasiswa Politeknik Olahraga Indonesia (POI) Palembang masih memilih tetap bertahan.

Dukungan darI orangtua serta tak adanya biaya untuk pindah ke kampus lain, membuat para mahasiswa ini rela jika harus pindah ke Universitas Sriwijaya (Unsri) jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes).

Unsri Siap Terima Mahasiswa POI

Video Ekslusif: Tak Jelas Status Perkuliahan, Mahasiswa POI Rela Berdagang Demi Bertahan Hidup

74 Mahasiswa Politeknik Olahraga Indonesia Telantar, Madon Terpaksa Jual Buah

Nyayu, seorang mahasiswi POI mengaku hingga saat ini mereka tetap bertahan di kampus yang merupakan pilot project industri olahraga di Indonesia tersebut, lantaran tak memiliki biaya untuk pindah ke kampus lain.

Iming-iming Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang menyatakan bakal memutasikan mereka ke Unsri, serta akan mendapatkan beasiswa gratis selama perkuliahan membuat puluhan mahasiswa memilih tetap bertahan di POI.

"Sayang juga mau berhenti sudah semester 3, saya ingat perjuangan orangtua. Apalagi mutasi ke Unsri kabarnya beasiswa gratis seperti kami di POI," katanya.

Madon, mahasiswa POI lainnya mengaku sangat kecewa dengan Kemenpora yang hingga kini masih belum memutuskan nasib mereka apakah tetap bertahan kuliah di POI atau mutasi ke Unsri. Selama masa vakum perkuliahan ini, mahasiswa yang umumnya merantau dari berbagai daerah di Indonesia terpaksa menghidupi diri mereka sendiri. Ada yang berjualan makanan hingga menjadi panitia turnamen olahraga.

"Bagi rekan kami di POI dari keluarga mampu mereka pindah. Sedangkan kami orang kurang berada terpaksa bertahan, karena kalau mau kuliah tempat lain tidak ada uang," jelas Madon.

Ketua Senat POI Bima Andre sekaligus penanggungjawab mahasiswa POI mengaku, dari 89 mahasiswa saat ini hanya tersisa 75 orang yang bertahan dan mau mutasi ke Unsri. Sisanya, para mahasiswa ini lebih memilih berkuliah ke tempat lain dan bekerja.

Menurutnya, legalitas mutasi mahasiswa POI ke Unsri saat ini masih dalam proses. Pihaknya menargetkan maksimal pada tahun ajaran baru nanti puluhan mahasiswa POI sudah bisa berkuliah kembali dengan status baru mahasiswa Unsri. "Prosesnya sedikit rumit. Kita usahakan Februari ini mereka sudah kuliah di Unsri," tegasnya.

Meski para mahasiswa nantinya akan mutasi ke Unsri, Bima mengklaim para mahasiswa akan tetap mendapatkan beasiswa gratis seperti perjanjian awal masuk kuliah di POI. Selain itu, mahasiswa POI yang mutasi juga tak mengulang berkuliah dari awal. Tetapi, langsung masuk kuliah ke semester 4.

"Jadi mahasiswa nanti langsung masuk semester 4. Untuk kuliah mereka tetap gratis, tetapi untuk kebutuhan pribadi tanggung jawab masing-masing," jelasnya. (oca)

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved