Tak Ikuti Pelatihan Dasar, CPNS Prabumulih Bisa Gugur Jadi PNS

Jika tidak diikuti secara benar bisa saja tidak jadi PNS tapi tetap CPNS atau gugur, makanya harus bersungguh-sungguh

Tak Ikuti Pelatihan Dasar, CPNS Prabumulih Bisa Gugur Jadi PNS
SRIPOKU.COM / Edison
Sekda Pemkot Prabumulih, Elman ST MM ketika memberikan tas sebagai tanda peserta pelatihan kepada CPNS Pemkot Prabumulih. 

Tak Ikuti Pelatihan Dasar, CPNS Prabumulih Bisa Gugur Jadi PNS

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Sebanyak 171 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih, mengikuti pelatihan dasar yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Senin (10/02/2020).

Sekretaris Daerah, Elman ST MM yang membuka langsung acara terebut meminta seluruh CPNS yang mengikuti pelatihan agar mengikuti dengan sebaik mungkin sehingga bisa menjadi PNS 100 persen.

"Jika tidak diikuti secara benar bisa saja tidak jadi PNS tapi tetap CPNS atau gugur, makanya harus bersungguh-sungguh," ungkap Sekda ketika diwawancarai wartawan.

Elman menjelaskan, dalam pelatihan dasar itu para CPNS akan dibekali tentang kedisiplinan, tugas pokok dan fungsi di bidang maupun instansi bertugas, dilatih baris berbaris atau bela negara dan dasar-dasar lainnya.

"Kunci pertama dalam bekerja itu kedisiplinan, baru bisa bergerak untuk lainn ilmu mereka di dinas harus dipelajari, pelayanan dan harus menguasai bidang maupun administrasi," bebernya seraya mengatakan CPNS yang sudah jadi PNS tidak boleh pindah selama 10 tahun kedepan.

Sementara Kepala BKPSDM Pemkot Prabumulih, Beny Rizal SH MH juga menegaskan jika para peserta pelatihan tidak lulus maka masih diberi kesempatan sekali lagi di 2021 namun jika masih saja tidak lulus maka hak sebagai CPNS akan dicabut alias dibatalkan.

"Jika kali ini tidak lulus akan diulang lagi 2021 nanti, tapi kalau tetap tidak lulus akan dibatalkan dan tidak diangkat jadi PNS. Gaji yang 80 persen selama CPNS akan dicabut," ungkap Beny.

Beny menuturkan, pelatihan dasar bagi CPNS itu dilaksanakan selama 22 hari dengan tenaga pengajar dari provinsi Sumsel dan pihaknya hanya seperempat dari materi.

"Seluruh CPNS Prabumulih sebetulnya berjumlah 171 orang namun yang ikut hanya sekitar 160 dan sisanya kita titip di Palembang, karena quota kita hanya 160 sementara untuk melakukan tahap dua tidak mungkin dengan jumlah hanya sedikit," katanya.

Lebih lanjut Beny menjelaskan, selain memberikan materi tentang tupoksi, kewajiban dan hak-hak sebagai ASN, para peserta juga akan mendapat materi bela negara wajib, materi jasmani dan rohani, baris berbaris serta materi tidak pidana korupsi dan pidana umum.

"Untuk materi Tipikor dan pidum akan dijelaskan dari kejaksaan dan kepolisian, kita imbau ikuti dengan baik seluruh kegiatan selama 22 hari tersebut," tambahnya.

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved