Jajaran Polda Sumsel Bakal Aktif Datang ke Sekolah dalam Rangka Police Go to School

Sejak Polda Sumsel dipimpin oleh Irjen Pol Priyo Widyanto, banyak kegiatan baru yang akan dilaksanakan seluruh pihak kepolisan di Sumsel.

Jajaran Polda Sumsel Bakal Aktif Datang ke Sekolah dalam Rangka Police Go to School
HUMAS POLDA SUMSEL
Police Go to School di salah satu sekolah di Sumsel. 

Laporan wartawan sripoku.com, Anisa Rahmadani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sejak Polda Sumsel dipimpin oleh Irjen Pol Priyo Widyanto, banyak kegiatan baru yang akan dilaksanakan seluruh pihak kepolisan di Sumsel.

Diantaranya, kegiatan Police Go To School.

Kegiatan Police Go To School ini baru berjalan 2 bulan untuk dilakukan pihak kepolisian dalam rangka agar anak-anak memahami aturan-aturan dalam berkendara.

Kegiatan ini untuk memberitahu kepada anak-anak tentang hukuman apabila melakukan tindak kejahatan seperti mencuri, memakai barang haram, dan sebagainya.

Marak Pelaku Curanmor Beraksi di Halaman Masjid, Polda Sumsel Akan Evaluasi Sistem Keamanan Masjid

Hal itu disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriyadi hari ini di ruangannya Senin (10/2/2020).

"Iya kegiatan itu sudah berjalan 2 bulan, dan itu langsung di perintahkan oleh Kapolda ke setiap Polres yang ada di Sumsel," ucapnya.

Tambahnya lagi, tidak ada penentuan hari dan bagaimana proses kegiatan Police Go To School di setiap Polres. semua tinggal inovasi sendiri dalam pengemasan kegiatan tersebut.

Menurutnya pun, selama 2 bulan semua Polres telah melaksanakan kegiatan tersebut dengan baik.

Cara Polda Sumsel Hilangkan Budaya Tujah

Biasanya semua pihak Polres mengadakannya pada hari senin, lantaran ada upacara yang wajib diikuti para pelajar sehingga lebih mudah dalam memberi wejangan tentang peraturan lalu lintas dan sebagainya.

Diakhir wawancara ia pun berharap dengan kegiatan ini agar para pelajar bisa lebih memahami dan mengetahui terkait aturan yang ada dan mereka bisa lebih berfikir ribuan kali untuk melakukan tindak kejahatan.

Karena menurutnya banyak sekali sekarang anak remaja yang terpaksa harus dipenjara lantaran minimnya pengetahun tentang aturan aturan yang bisa membawanya ke jeruji penjara.

"Saya berharap kegiatan ini mampu membuat anak anak lebih paham tentang aturan-aturan bukan hanya berlalu lintas melainkan dalam tindak kejahatan dan sebagainya, agar mereka berhati-hati kedepannya," tutupnya.

Penulis: anisa rahmadani
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved