Christina Koch, Perempuan Pertama di Dunia Tinggal Lama di Luar Angkasa, Pulang dengan Selamat

Akhir tahun lalu, tepatnya 31 Desember 2019, NASA mengumumkan bahwa astronot perempuannya yang bernama Christina Koch memecahkan rekor baru

Editor: Yandi Triansyah
Photo by Sergei ILNITSKY / POOL / AFP)(SERGEI ILNITSKY)
NASA astronaut Christina Koch reacts shortly after landing in a remote area outside the town of Dzhezkazgan (Zhezkazgan), Kazakhstan, on February 6, 2020. - NASAs Christina Koch returned to Earth safely Thursday having shattered the spaceflight record for female astronauts after almost a year aboard the International Space Station. Koch touched down at 0912 GMT on the Kazakh steppe after 328 days in space along with Luca Parmitano of the European Space Agency and Alexander Skvortsov of the Russi 

SRIPOKU.COM -- Akhir tahun lalu, tepatnya 31 Desember 2019, NASA mengumumkan bahwa astronot perempuannya yang bernama Christina Koch memecahkan rekor baru dalam sejarah.

Saat itu, dia disebut menjadi perempuan pertama yang melakukan penerbangan tunggal selama 289 hari di luar angkasa.

Perjalanan fantastis Koch tak hanya sampai di situ. Tiga hari lalu, Kamis (6/2/2020), Koch pulang ke Bumi dengan selamat.

Sepanjang Sejarah Dia sekaligus memecahkan rekor sebagai astronot perempuan terlama yang tinggal di Stasiun Luar Angkasa Internasional ( ISS), yakni hampir 11 bulan lamanya.

Koch mendarat pada pukul 16.12 WIB di padang rumput Kazakh, setelah 328 hari berada di ruang angkasa bersama dengan Luca Parmitano dari Badan Antariksa Eropa (ESA) dan Alexander Skvortsov dari Badan Antariksa Rusia (Roscosmos).

Untuk diketahui, Parmitano dan Skvortsov hanya menyelesaikan misi selama setengah tahun. Sementara Koch memperpanjang masa tinggalnya di ISS dan berhasil menetap di sana selama 328 hari.

"Saya sangat kewalahan dan bahagia sekarang," ujar Koch yang mengangkasa 14 Maret 2019, seperti dilansir Science Alert, Kamis (6/2/2020), dikutip dari Kompas.com.

Cerita Aspawan 3 Hari Hilang di Hutan OKU Selatan, Makan Umbut Rotan Hingga Tidur di Atas Batu

Bocah yang Hanyut dan Hilang di Sungai Lematang Belum Ditemukan, Ini Komentar Kepala BPBD Lahat

Koch merupakan seorang insinyur kelahiran Michigan.

Dia tepat berusia 41 tahun pada 28 Desember 2019.

Koch mengalahkan rekor sebelumnya untuk penerbangan tunggal di luar angkasa, yakni veteran NASA bernama Peggy Whitson yang menyelesaikan misi selama 289 hari pada 2016-2017.

"Peggy Whitson yang saat ini berusia 60 tahun adalah pahlawan dan mentor saya dalam misi luar angkasa," ungkap Koch setelah melampaui rekor sebelumnya.

Setelah pendaratan itu, Koch juga mengatakan ingin menginspirasi generasi penjelajah berikutnya.

Koch juga membuat sejarah karena melakukan penerbangan yang setengah awaknya adalah wanita.

Salah satu rekannya adalah astronot NASA Jessica Meir.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved