Berita Bisnis

BNI Targetkan Penyaluran KUR Tahun Ini Sebesar Rp 1,4 Triliun, 60 Persen untuk Sektor Produksi

Bank BNI Palembang tahun ini menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp 1,4 triliun atau lebih besar dari tahun lalu.

BNI Targetkan Penyaluran KUR Tahun Ini Sebesar Rp 1,4 Triliun, 60 Persen untuk Sektor Produksi
Tribunsumsel.com/Hartati
Peresmian coffee inside, cafe milik bank BNI yang diperuntukkan bagi nasabah juga masyarakat umum untuk menikmati kopi bersama rekan bisnis atau saat antre bertransaksi di kantor BNI. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bank BNI Palembang tahun ini menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp 1,4 triliun atau lebih besar dari tahun lalu.

Kepala Bank BNI Cabang Palembang, Dodi Widjajanto mengatakan alokasi KUR BNI tahun ini prioritas penyalurannya masih sama seperti tahun lalu yakni sektor produksi menjadi sektor paling besar atau 60 persen yang meliputi sektor perkebunan, pertanian, perikanan dan lainnya.

Sisanya 40 persen dialokasikan ke sektor perdagangan.

Dodi mengatakan tahun lalu BNI berhasil menyalurkan KUR over target 115 persen atau Rp 375 miliar untuk Sumsel.

"Alhamdulilah tahun lalu reisasi KUR over target dan tahun ini kita kebut agar penyalurannya lebih luas apalagi saat ini bunga KUR diturunkan pemerintah menjadi enam persen dari sebelumnya 7 persen," ujarnya ditemui di sela launching cafe BNI, Sabtu (8/2/2020).

Petani kopi dikatakan Dodi menjadi salah satu komunitas yang akan disasar penyaluran KUR sehingga proses di hulunya bisa lebih banyak memproduksi kopi dan meluaskan lahan.

Sebelum Gantung Diri, PNS BKD OKI Ini Sempat Posting Status di Facebook, Ungkap Keresahan Hatinya

Underpass Lahat Direndam Banjir Sedalam Enam Meter, Jadi Kolam Retensi Dadakan

Viral Video Kisah Wanita Hamil Dilarang Pesan Ojol dari Terminal Malah Harus Jalan Kaki

Pada sektor hilirnya membuat banyak cafe kopi tumbuh sehingga distribusinya tidak sulit dan pangsa pasarnya lebih luas.

Upaya menjangkau petani kopi itu bisa dilakukan melalui komunitas kopi sehingga mereka ikut menggerakkan petani mendapat pembiayaan KUR sehingga bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dodi mengatakan adanya kedai kopi ini juga bisa menjadi sarana nasabah bertukar pikiran dan ide bisnis saat datang berkunjung ke Bank BNI sehingga bisa duduk Santi sembari menikmati kopi yang ada.

Semua transaksi di cafe ini dilakukan non tunai atau cashless untuk mendukung gerakan non tunai sehingga mengurangi peredaran uang tunai di masyarakat.

"Cafe terbuka untuk umum bukan cuma bagi karyawan BNI saja sebab ide dan pemikiran cemerlang bisa didapat jika berdiskusi ditemani minuman favorit sehingga kita mengakomodir keinginan tersebut yang cocok untuk nasabah juga masyarakat umum," ujar Dodi.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved