Breaking News:

Ribuan Lalat Serang Warga Prabumulih, Dinas Lingkungan Hidup Turun, Temukan Kotoran Ayam di Jalan

Ribuan lalat menyerang warga di Dusun Bunut Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih,Jumat (07/02/2020)

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Edison
Tumpukan kotoran ayam yang diduga penyebab ribuan lalat masuk ke perkampungan warga Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Jumat (7/2/2020) 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Ribuan lalat menyerang warga di
Dusun Bunut, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih,Jumat (07/02/2020)

Keberadaan lalat yang banyak itu, sudah sebulan terkahir menganggu warga.

Ternyata ribuan lalat tersebut, muncul akibat kotoran ayam yang sudah dibeli oleh pihak ketiga.

Namun kotoran ayam tersebut diletakkan di pinggir jalan, menumpuk berkarung karung.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah kota Prabumulih, turun untuk memeriksa penyebab banyaknya lalat yang datang.

"Kita sudah beberapa kali turun, petama kita turun pada Rabu lalu dan kembali melakukan monitoring langsung ke dugaan penyebab banyaknya lalat di kampung warga," beber Kepala DLH, Dwi Koryana melalui Kabid Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Hary Wahyudi.

Hary mengatakan, setelah melakukan tinjauan ke lapangan dan pabrik, pihaknya menemukan hasilnya.

Dimana kata dia, jika lalat-lalat itu, datang karena disebabkan oleh kotoran ayam, namun bukan dari dalam pabrik tapi tumpukan yang telah dibeli pihak ketiga.

"Jadi di dalam perusahaan itu kotoran ayam dibeli pihak ketiga dan sudah bersih. Kotoran ayam itu dibeli untuk dijadikan pupuk dan dijual kembali, namun dalam kegiatan itu ada sedikit kesalahan dimana pihak ketiga meletakkan di pinggir jalan tanpa tutup," bebernya.

Kiriman dari Muaraenim, 2 Desa di OKU Banjir, Ketinggian Air Mencapai 1,5 Meter

 

Longsor di Empat Lawang, Jalan Tertimbun Material Rumah Warga Rusak & Nyaris Menimpa Anak anak

 

WNI Positif Virus Corona di Singapura, Minta Identitasnya tak Disebar Bahkan Kepada Keluarganya

Lebih lanjut Hary mengatakan, tumpukan karung-karung berisi kotoran ayam y tanpa penutup dan berada tak jauh dari perkampungan itu diduga menyebabkan lalat banyak ke rumah-rumah warga.

Halaman
12
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved