Berita Palembang

Pengakuan Seorang Mahasiswa Sebuah Universitas Negeri di Palembang Ikut Komplotan Curanmor & Jambret

MU mengaku beberapa kali ikut beraksi dalam melakukan aksi curanmor bersama sepupunya yang merupakan pimpinan komplotan spesialis curanmor dan jambret

Pengakuan Seorang Mahasiswa Sebuah Universitas Negeri di Palembang Ikut Komplotan Curanmor & Jambret
TRIBUN SUMSEL/MUHAMMAD ARDIANSYAH
Empat tersangka diduga terlibat kasus curanmor dan jambret di wilayah Palembang diamankan di Mapolda Sumsel, Jumat (7/2/2020). 

Dani mengakui, bila ia sudah dua kali melakukan curanmor dan 3 kali melakukan jambret.

Karena belum terlalu mahir, ia sedikit lama mengeksekusi motor.

Setidaknya butuh waktu 15 menit hingga motor bisa dibawa kabur.

Dani ternyata tidak hanya satu bergabung dikelompok curanmor.

Ia juga bergabung di kelompok curanmor yang biasa beraksi di kawasan Jejawi OKI.

Termasuk juga, melakukan aksi penjambretan bergabung dengan Bobby.

"Lebih enak curanmor, uangnya lebih besar. Kalau jambret, hasilnya susah ditebak. Bisa dapat besar, kadang juga dapat kecil," ungkapnya.

Kemampuan Dani bisa membongkar kunci motor menggunakan kunci Leter T, diperolehnya dari Ardi Taher.

Ia belajar dengan Ardi selama dua minggu.

VIDEO: Pelaku Aksi Jambret Ponsel Mahasiswi Unsri, Ternyata Spesialis Bobol Kos-kosan Mahasiswa

Aksi pertama seusai berguru pada Ardi, berhasil mendapatkan motor matic.

Halaman
1234
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved