Berita Palembang

Pengakuan Seorang Mahasiswa Sebuah Universitas Negeri di Palembang Ikut Komplotan Curanmor & Jambret

MU mengaku beberapa kali ikut beraksi dalam melakukan aksi curanmor bersama sepupunya yang merupakan pimpinan komplotan spesialis curanmor dan jambret

Pengakuan Seorang Mahasiswa Sebuah Universitas Negeri di Palembang Ikut Komplotan Curanmor & Jambret
TRIBUN SUMSEL/MUHAMMAD ARDIANSYAH
Empat tersangka diduga terlibat kasus curanmor dan jambret di wilayah Palembang diamankan di Mapolda Sumsel, Jumat (7/2/2020). 

Pengakuan Seorang Mahasiswa Sebuah Universitas Negeri di Palembang Ikut Komplotan Jambret dan Curanmor

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang mahasiswa sebuah perguruan negeri di Palembang mengaku terlibat dalam aksi curanmor di wilayah Palembang.

Dia adalah MU (21), warga Jalan Putri Dayang Merindu Keramasan Kertapati Palembang.

MU mengaku beberapa kali ikut beraksi dalam melakukan aksi curanmor bersama sepupunya yang merupakan pimpinan komplotan spesialis curanmor dan jambret.

"Aku ikut sama sepupu Ardi Taher dan komplotannya.

Tugas aku hanya mengawasi lokasi ketika Ardi dan Dani mengeksekusi motor korban," ujarnya saat diamankan di Mapolda Sumsel, Jumat (7/2/2020).

Pelaku Curanmor di Palembang Ini Ajak Polisi Bergulat di Halaman Masjid, Kaki Kena Tembak

Sebelum beraksi, biasanya mereka berkumpul.

Kunci leter T disiapkan Ardi Taher (20) yang merupakan warga Jalan Putri Dayang Merindu Keramasan Kertapati Palembang.

Komplotan ini biasanya menjalankan aksinya di kawasan Jakabaring Palembang.

Ketika melihat motor sedang di parkir pemiliknya, Ardi dan Dani langsung turun untuk mengeksekusi motor incaran mereka.

Halaman
1234
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved