Virus Corona Kurung Sebagian Besar Warga China Hingga Bikin Server PUBG Mobile Jadi Down
Wabah Virus Corona di China memaksa sebagian besar masyarakat berdiama diri di rumah. PUBG Mobile pun dimainkan hampir sepanjang hari.
SRIPOKU.COM - Beberapa wilayah di China sudah tak ubahnya seperti tempat mati lantaran wabah Virus Corona.
Sebagian besar masyarakat di sana memilih berdiam diri dan melakukan aktivitas di dalam rumah.
Salah satu dampaknya sempat membuat server game PUBG Mobile down lantaran terlalu banyak yang memainkan.
• BenQ Diumumkan Sebagai Monitor 240hz Resmi PUBG Global Championship 2019
Ya, Virus Corona ternyata sempat membuat server game milik Tencent down.
Sebagian besar masyarakat China beristirahat di rumah dan dikarantina, salah satu kegiatan yang dilakukan selama memilih berdiam diri di rumah itu adalah bermain game.
Ternyata, dengan melonjaknya jumlah pemain yang login saat akhir pekan lalu, mengakibatkan server Game of Peace, (di versi global dikenal sebagai PUBG Mobile), mengalami penurunan layanan alias down.
Salah satu pemain Game of Peace, Tiyuxiaoqiao, di jejaring sosial Weibo mengaku bahwa dirinya sempat tidak bisa mengakses game battle royale ini.
"Tak jadi nonton film, drama, kumpul-kumpul, mandi di pemandian air panas. Cuma ingin main game, tapi (servernya) collapse," tulis Tiyuxiaoqiao.
Menurut pengamat industri, lonjakan traffic yang dialami Game of Peace juga disebabkan oleh masa liburan Tahun Baru Imlek.
Mengingat perayaan ini menjadi hari libur nasional rakyat China.
• Download Lagu MP3 Alan Walker Live Fast, Alan Walker Feat Asap Rocky OST PUBG Mobile Terbaru (VIDEO)
Meski begitu, akibat luasnya penyebaran Virus Corona, menyebabkan banyak masyarakat yang memilih berdiam diri di dalam rumah, sembari bermain game.
Mengetahui masalah itu, Tencent segera menanggapi keluhan para gamer dengan memperbaiki server, dan berencana meningkatkan kapasitas.
"Antusiasme pemain sangat luar biasa, sehingga server down bisa terjadi," ungkap Tencent, dikutip KompasTekno dari AbascusNews, Kamis (30/1/2020).
Setelah melakukan perbaikan, perusahaan game berbasis di Shenzhen itu pun memberikan "item in game" secara gratis sebagai kompensasi, termasuk kostum "crazy rabbit pajamas".
Tencent sendiri juga telah berkontribusi terhadap penanggulangan Virus Corona yang penyebarannya berpusat di Wuhan, dengan menyumbang 300 juta Yuan atau sekitar Rp 590 miliar untuk membantu pasokan medis.
Game of Peace sendiri merupakan game battle royale yang menurut App Annie, merupakan game terbesar kelima di dunia berdasar jumlah pemain.
Untuk versi global, game ini lebih dikenal dengan judul PUBG Mobile.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Virus Corona Bikin Server "PUBG Mobile" di China "Down"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/coronapubg.jpg)