Mengenal Kopi Tertua dari Jawa Timur - Kopi Kawisari

Kopi Kawisari berasal dari biji kopi robusta asli Afrika yang dibawa Belanda, lalu ditanam di kawasan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Tokopedia
Kopi Kawisari dapat disebut sebagai salah satu kopi tertua di Jawa Timur. Kopi ini merupakan kopi yang sudah ditanam sejak zaman kolonial. Kopi Kawisari berasal dari biji kopi robusta asli Afrika yang dibawa Belanda 

SRIPOKU.COM , JAKARTA - Kopi satu ini, dapat disebut sebagai salah satu kopi tertua di Jawa Timur. Kopi Kawisari, merupakan kopi yang sudah ditanam sejak zaman kolonial.

Tanah Indonesia yang subur mengukuhkan niat Belanda kala itu untuk menanam bibit kopi yang kualitasnya top.

Kopi Kawisari berasal dari biji kopi robusta asli Afrika yang dibawa Belanda, lalu ditanam di kawasan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Inilah 5 Jenis Kopi Dingin, Cocok Diminum Saat Suhu Panas

Kenalkan 8 Jenis Kopi Khas Sumsel di Festival Kopi, Catat Tempat & Tanggalnya

Ramalan Bintang Kesehatan Kamis 30 Januari 2020: Gemini Sakit Kepala, Sagitarius Perawatan Wajah

Perkebunan ini didirikan oleh Belanda pada tahun 1870 dan merupakan hasil tanam paksa dari pemerintah Belanda saat itu.

Hingga sekarang perkebunan Kopi Kawisari dikelola oleh penduduk setempat di bawah naungan Tugu Hotel Group.

"Sekitar tahun 1970an sampai 1980an memang diambil alih oleh ayah saya yang mendalami perkebunan itu. Akhirnya kita tanam ulang, ada pohon karet, ada tanaman-tanaman organik," papar Annette Anhar pemilik Kawisari Coffee & Eatery, saat ditemui Kompas.com di Kawisari Coffee & Eatery, Selasa (28/01/2020).

Kini perkebunan Kopi Kawisari di Wlingi, Blitar menghasilkan jenis kopi arabika dan robusta. Tidak ketinggalan, ada juga kopi luwak.

Perkebunan kopi Kawisari terletak di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Lokasi perkebunannya diapit oleh dua gunung terkenal di Jawa Timur yaitu Gunung Kelud dan Gunung Kawi.

Buah kopi dipetik sendiri dengan cara manual. Kopi masih diproses dengan alat produksi yang digunakan dari zaman Belanda.

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved