Advertorial

Siswa SMK PP Negeri Sembawa Praktik Kerja Lapangan di Pusat Penelitian Karet Sembawa

Kedatangan siswa SMK PP Negeri Sembawa disambut baik oleh pegawai kantor dan karyawan Pusat Penelitian Karet Sembawa.

Siswa SMK PP Negeri Sembawa Praktik Kerja Lapangan di Pusat Penelitian Karet Sembawa
Dok SMK PP SEMBAWA
Siswa program studi perkebunan memulai kegiatan PKL yang bertempat di Pusat Penelitian Karet atau yang sebelumnya bernama Balai Penelitian Perkebunan (Balitbun) Sembawa. 

Siswa SMK PP Negeri Sembawa Praktik Kerja Lapangan di Pusat Penelitian Karet Sembawa

BANYUASIN - Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Sembawa melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau sering juga disebut dengan magang.

Kegiatan ini dilakukan pada Semester Genap kelas Dua selama 3 bulan, dari bulan Januari sampai dengan Maret, di beberapa perusahaan yang telah melakukan kerjasama dengan Dunia Udasa dan Dunia Industri (DUDI) SMK PP Negeri Sembawa.

Pada Kamis (2/1/2020) sebanyak 25 siswa program studi perkebunan memulai kegiatan PKL yang bertempat di Pusat Penelitian Karet atau yang sebelumnya bernama Balai Penelitian Perkebunan (Balitbun) Sembawa.

Kedatangan siswa SMK PP Negeri Sembawa disambut baik oleh pegawai kantor dan karyawan Pusat Penelitian Karet Sembawa.

Bahkan siswapun sangat antusias dalam proses pelaksanaannya.

Siswa SMK PP Negeri Sembawa Praktik Kerja Lapangan di CV Jaya Mandiri Agro Lampung

Tujuan pelaksanakan PKL di Pusat Penelitian Karet Sembawa, yaitu untuk melatih siswa belajar memperdalam pengetahuan tentang budidaya tanaman karet.

Selain itu, siswa juga dapat menganalisa usaha budidaya tanaman karet dengan baik dan benar.

Anang Yulianto yang mewakili kepala SMK PP Negeri Sembawa berpesan kepada para siswa untuk melakukan dan mengikuti kegiatan PKL dengan baik dan mengikuti semua peraturan yang berlaku di tempat PKL.

Karena ini merupakan kesempatan siswa untuk memperoleh ilmu budidaya tanaman karet mulai dari hulu hingga ke hilir.

Nantinya di akhir kegiatan ini siswa harus membuat laporan hasil kegiatan selama PKL.

Selanjutnya, siswa menjalani uji kompetensi oleh pembimbing eksternal yang ada di lokasi PKL masing-masing.

"Ini baru permulaan, setelah PKL kami harus melakukan pembuatan laporan yang di tanda tangani oleh pembimbing sebelum melakukan ujian laporan," saut Adli Komarruz Zaman salah satu peserta PKL. (Advertorial)

Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved