Human Interest Story

Cerita Peserta Tes CPNS 2020 di Baturaja, Pasutri Gantian Jaga Bayi

Banyak anggota keluarga yang terlihat ikut mendampingi dan rela datang jauh-jauh demi memberi dukungan moril kepada keluarga yang tes.

Cerita Peserta Tes CPNS 2020 di Baturaja, Pasutri Gantian Jaga Bayi
sripoku.com/leni juwita
Pasutri yang ikut tes CPNS di Gedung Nara Praja Bandiklat Kabupaten OKU. 

ASN masih menjadi impian mayoritas masyarakat. Indikasi ini terlihat tingginya dukungan keluarga dalam mendorong putera atau puteri maupun pasangan mengikuti tes ASN. Seperti suasana yang tampak di seputaran Gedung Nara Praja Bandiklat Kabupaten OKU, Senin (28/1/2020).

Banyak anggota keluarga yang terlihat ikut mendampingi dan rela datang jauh-jauh demi memberi dukungan moril kepada keluarga yang tes. “Aku dari Belitung, ngawani puteriku yang ikut tes Alhamdulillah nilainya masuk,” kata salah seorang ibu pensiunan ASN sambil terus memantau perolehan nilai puterinya melalui layar monitor tempat menunggu.

Keseruan lainnya , ada pasangan suami isteri yang sama-sama ikut tes ASN hanya sesi berbeda. Pasangan muda ini membawa serta balita. Sebelum masuk keruang tes,sang ibu terlebih dahulu membuatkan susu botol untuk anaknya yang dijaga oleh suami . Kebetulan sang suami kebgaian tes disesi ke-3, Ada momen lucu saat suami bertanya kepada panitia. ,”Boleh dak awa anak kedalam ruang tes.”

Pertanyaan polos sang suami mengundang senyum peserta lainnya yang sama-sama menunggu giliran tes. Saat mengikuti tes semua benda-benda yang tidak ada hubungan dengan materi test termasuk dompet dan lainnya harus ditinggal atau disimpan di ruang penitipan barang.

Sementara Kabupaten OKU menjadi satu-satunya Kabupaten di Sumsel yang sudah menyelenggarakan sendiri test ASN di Gedung Nara Praja Bandiklat Kabupaten OKU. Dengan fasilitas 104 unit komputer dengan server internet menggunakan satelit 24 jam non stop, aliran listrik dengan kekuatan 66.000 VA dengan kekuatan 100 KPA. Pelaksanaan tes dibuka secara resmi oleh Sekda OKU Dr Drs Ir H Achmad Tarmizi SE MT MSi MH didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kab OKU Mirdaili SSTP Msi. Menurut Sekda , dalam satu hari test CATdibagi dalam 5 sesi dan setiap sesi diikuti 100 orang peserta. Jumlah peserta test CAT di OKU sebanyak 8.847 orang dengan perincian tenaga pendidik sebanmyak 3.340 orang, tenaga kesehatan sebanyak 1.460 orang dan tenaga teknis sebanyak 4.047 orang. Sedangkan yang akan diterima sebanyak 160 orang dengan faormasi, tenaga pendidik sebanyak 52 orang, tenaga kesehatan sebanyak 61 orang dan tenaga teknis sebanyak 47 orang.

Mirdaili yang didampingi Kabid P3I ( Pengadaan Penilaian Kinerja Pemberhentian dan Informasi) Hj Ari Susanti SH MH mengatakan, dengan Sistem CAT (Computer Asissted Test) ini nilai peserta test bisa langsung dipantau melaui layar monitor. Terihat keluarga peserta tes focus memantau perolehan nilai anaknya dari menit kemenit. Panitia juga menempel Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang harus dipenuhi oleh setiap peserta seleksi meliputi TKP (Tes Karakter Pribadi) nilainya minimal 126, TIU (Tes Intelegensia Umum) nilainya minimal 80 dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) , nilainya minimal 65.

Gugur
Sebanyak 28 peserta tidak hadir mengikuti tes CPNS yang Gedung Nara Praja Bandiklat Kabupaten OKU Senin (28/1/2020). Peserta yang tidak hadir dipastikan gugur.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kab OKU Mirdaili SSTP Msi menjelaskan, pada sesi I, jumlah peserta tes CPNS seharusnya 97 orang namun tujuh orang tidak hadir. Sesi II jumlah peserta 96 orang tidak hadir 7 orang. Sesi III peserta 96 orang tida hadir 3 orang. Sesi IV dari 96 peserta 6 orang tidak hadir dan sesi V dari 96 peserta 5 orang. Tes CPNS mulai dari 08.00 hingga pukul 18.00 dibagi menjadi lima sesi.

Menurut Mirdaili, seleksi CPNS di Kabupaten OKU diaksanakan seenuhnya oleh Panselnas dari BKN yang dibawah Koordinator Ilham Ssos MM bersama tim masing-masing Ika Uly Prasasty Manurung (super Admin), Adhi Setyatuhu A Kom (Auper Admin petugas Aplikasi), Letty Trisilia SS Psi MPSi (Petugas Aplikasi dan Pengawas), Kisworo Ssos (Pengawas) dan Agus Priyono (pengawas). (eni)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved