Polisi Cium Motif Pembunuhan Berencana Kematian Lina, Begini Reaksi Teddy Jelang Hasil Otopsi Keluar

Polisi Cium Motif Pembunuhan Berencana Kematian Lina, Begini Reaksi Teddy Jelang Hasil Otopsi Keluar

Polisi Cium Motif Pembunuhan Berencana Kematian Lina, Begini Reaksi Teddy Jelang Hasil Otopsi Keluar
Kolase TribunStyle.com/ istimewa
Polisi Cium Motif Pembunuhan Berencana Kematian Lina, Begini Reaksi Teddy Jelang Hasil Otopsi Keluar 

Ketika akan curhat ke pengacara Lina, Teddy menyodorkan berkas laporan Rizky Febian.

Dalam berkas laporan tersebut, tercantum pasal pembunuhan berencana.

Meski dalam berkas laporan tak dicantumkan sosok terlapor, Teddy rupanya sudah sempat khawatir dan takut.

"Saya lihat dan saya baca, Teddy yang menyodorkan berkas,

(dia bilang) 'ini pak, walaupun tidak ada namanya, tapi pasal yang dituduhkan itu pasal pembunuhan berencana, indikasinya kan mengarah ke saya', dia bilang seperti itu," bongkar sang kuasa hukum.

Teddy membongkar piutang Lina capai Rp 2,4 M, ancam karyawan yang pernah pinjam uang
Teddy membongkar piutang Lina capai Rp 2,4 M, ancam karyawan yang pernah pinjam uang (kolase Instagram @putridelinaa/Youtube Trans TV Official)

Melihat ketakutan Teddy, sang kuasa hukum lantas menenangkan suami mendiang Lina

"Saya bilang sudah lah, toh dalam laporan itu tidak disebutkan terlapornya," ungkap Abdurrahman.

Soal kejanggalan kematian Lina, para saksi yang merupakan pemandi jenazah Lina mengungkapkan bahwa jari-jari mantan istri Sule ini membiru sebelum dimandikan

"Sebelum dimandikan, ketika Bu Hetty ini koordinator pemandi jenazah Lina melihat ujung jari-jari kuku itu kurang lebih 5 cm.

Bukan jari keseluruhan hanya kuku ruas jari-jari ini kelebam-lebaman," ujar Winarno Djati, pengacara saksi dari tayangan Hot Shot.

Tedi Pardiyana, suami mendiang Lina Jubaedah kembali dimintai keterangan penyidik Polrestabes Bandung.(KOMPAS.COM/AGIE PERMADI)
Tedi Pardiyana, suami mendiang Lina Jubaedah kembali dimintai keterangan penyidik Polrestabes Bandung.(KOMPAS.COM/AGIE PERMADI) (Kompas.com)

Meski sudah berulang kali mondar-mandir ke kantor polisi untuk diperiksa, Teddy meyakini bahwa kematian Lina merupakan hal yang wajar.

"tapi kemarin udah diperiksa 17 orang yang dari ibu-ibu yang mandikan gak ada apa-apa," kata Teddy.

Halaman
1234
Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved