Berita Palembang

Rumah UKM di Jalan Kapten Cek Syeh Kelurahan 24 Ilir Palembang Dipersiapkan sebagai Sentra Pempek

Rumah UKM di Jalan Kapten Cek Syeh Kelurahan 24 Ilir Palembang Dipersiapkan sebagai Sentra Pempek

Rumah UKM di Jalan Kapten Cek Syeh Kelurahan 24 Ilir Palembang Dipersiapkan sebagai Sentra Pempek
Dok Humas Pemkot Palembang
Wakil Walikota Palembang Hj Fitrianti Agustinda (kedua dari kiri) memimpin rapat persiapan Rumah UKM, Jumat (24/1/2020). Rumah UKM di Jalan Kapten Cek Syeh Kelurahan 24 Ilir Palembang Dipersiapkan sebagai Sentra Pempek 

Rumah UKM di Jalan Kapten Cek Syeh Kelurahan 24 Ilir Palembang Dipersiapkan sebagai Sentra Pempek

SRIPOKU.COM - Gedung UPTD Dinas Pendidikan di Jalan Kapten Cek Syeh Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, selain akan dipersiapkan sebagai Rumah UKM juga rencananya akan dikelola sebagai sentra pempek.

Wakil Walikota Palembang Hj Fitrianti Agustinda saat memimpin rapat persiapan Rumah UKM, Jumat (24/1/2020), menjelaskan, nantinya Rumah UKM akan menjadi pusat display produk usaha kecil di Palembang.

Tempat tersebut diharapkan pula menjadi pusat informasi dan sentra pengembangan UKM.

"Pemerintah Kota Palembang memberikan perhatian sungguh-sungguh bagi pengembangan UKM.

Di tahun 2017 telah diberikan bantuan modal kepada 1.000 UKM, di Tahun 2018 sebanyak 2.000 UKM, dan pada 2019 ada 4.000 UKM, dan Tahun 2020 ini akan pula diberikan bantuan pinjaman modal kepada sekitar 4.000 UKM," ujar Hj Fitrianti Agustinda.

DIJAMIN Anti Gagal, Berikut Resep dan Cara Pembuatan Pempek Asli Palembang, Dilengkapi Resep Cuko!

Fitrianti Agustinda berharap, dengan adanya Rumah UKM akan pula muncul sentra pempek.

Sentra pempek tersebut mengedepankan teknologi khususnya dalam menjaga ketahanan serta kualitas produk pangan khas Kota Palembang ini.

Kepala Balai Besar POM di Palembang, Dra Hardaningsih, Apt menjelaskan, Palembang memiliki potensi untuk pengembangan sentra pempek.

Sentra pempek tersebut dapat mengadaptasi pola pengembangan Sentra Rendang Payakumbuh Sumbar yang dikunjunginya beberapa waktu lalu.

"Tinggal nanti bagaimana proses pengemasan pempek tersebut agar bertahan lebih lama.

Cuma bedanya pempek memiliki varian yang banyak dan ada yang siap saji dan masih harus diproses," ujarnya.

Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved