Berita Palembang

Toko Aksesoris Pakaiannya Dibobol Pencuri, Rugi Rp15 Juta, Pria Ini Datangi Polrestabes Palembang

Toko Aksesoris Pakaiannya Dibobol Pencuri, Rugi Rp15 Juta, Pria Ini Datangi Polrestabes Palembang

Toko Aksesoris Pakaiannya Dibobol Pencuri, Rugi Rp15 Juta, Pria Ini Datangi Polrestabes Palembang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Wisnu ketika mendatangi Pengaduan Polrestabes Palembang, melapor tokonya sudah dibobol pencuri, kamis (23/1). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi wijaya

Toko Aksesoris Pakaiannya Dibobol Pencuri, Rugi Rp15 Juta, Pria Ini Datangi Polrestabes Palembang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah hukum Polrestabes Palembang, terjadi di kawasan Jalan Wahid Hasyim Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I Palembang.

Kali ini sebuah toko aksesoris pakaian milik Wisnu Wardhana (31), warga Jalan KH Azhari Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, dibobol kawanan pencuri.

Kejadian ini baru diketahui korban saat hendak membuka tokonya, Kamis (23/12020), sekitar pukul 08.30.

“Pagi tadi saya mau membuka toko, saya kaget melihat pintu toko terbuka dan gemboknya sudah rusak,”katanya ketika membuat Laporan Polisi (LP) di SPKT Polreatabes Palembang, Kamis (23/1/2020) siang.

Kesal Ditegur Saat Memalak Pakai Sajam, David Bacok Brigpol DD, Anggota Ditpolairud Polda Sumsel

Dinas Kesehatan Kota Palembang Keluarkan Surat Edaran untuk Mewaspadai Penyebaran Virus Corona

Bendungan Tiga Dihaji OKU Selatan, Bendungan Terbesar di Sumsel yang Bisa Tampung 105 Juta Kubik Air

Terlibat Narkoba Kapolres Lubuklinggau Ajukan Pemberhentian Dengan Tidak Hormat 2 Anggotanya

Lalu, lanjutnya, ia pun langsung mengecek ke dalam toko dan mendapati beberapa barang toko yang hilang, yaitu uang Rp2 juta, tabung gas 3 kg, sabun kecantikan, topi, tas, ikat pinggang, kaca mata, sarung tangan, masker, dompet, kalung, gelang, dan sejumlah barang aksesoris lainnya.

“Hampir semua barang aksesoris di toko hilang dicuri, totalnya sekitar Rp15 juta. Dengan adanya laporan ini, saya berharap pelakunya bisa tertangkap dan barang dagangan saya kembali,” ungkapnya.

Sementara, Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri, membenarkan adanya laporan tentang curat yang dialami korban.

“Benar, sebelum laporannya diterima, anggota piket sudah lebih dulu ke TKP untuk melengkapi berkas laporan. Nanti LP nya akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang,” tutup Heri.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved