Berita Banyuasin

RT dan RW Diminta Data Ulang Kependudukan di Tingkat Desa dan Kelurahan, Warga Sering Komplain

"Selama ini, warga sering komplain terkait data. Maka itu, pemerintah berharap desa yang mengetahui penduduknya bisa memberikan data yang valid,"

SRIPOKU.COM/Mat Bodok
Camat Banyuasin III Dra Yuni Khairani MSi didampingi Kadis Kesbangpol Banyuasin Ir Alpian. 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di lingkungan desa kelurahan wilayah kecamatan se- Kabupaten Banyuasin, diminta mendata ulang nama Kepala Keluarga (KK). Lantaran masih banyak penduduk yang belum terdata.

Untuk diketahui dikumpulkan RT dan RW di Kecamatan Banyuasin III tersebut, karena baru terpilih dan dilantik oleh Camat Banyuasin III, Drs Yuni Khairani MSi disaksikan oleh Bupati Banyuasin H Askolani SH MH, Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk, dan Ketua TP PKK Banyuasin dr Sri Fitriyanti Askolani serta para anggota DPRD Banyuasin.

Bupati Banyuasin H Askolani SH MH, Kamis (23/1/2020) berharap, dengan dilantik Pjs Kades dan juga pengukuhan RT dan RW agar bisa mendukung program Banyuasin Bangkit, adil, dan sejahtera.

"Saya yakin RT RW ini lebih bersemangat dan terlintas di benak saya untuk menambahkan gaji RT dan RW demi Banyuasin sejahtera," ucap Askolani yang disambut gemuruh tepuk tangan para RT dan RW dan Pjs kades yang dilantik.

Camat Banyuasin III Drs Yuni Khairani MSi mengatakan, pengukuhan RT, RW dan pengambilan sumpah jabatan oleh Pjs Kades guna kepentingan masyarakat.

"Saya harapkan dengan dikukuhkannya RT dan RW agar bisa mendata ulang warganya semaksimal mungkin," kata Yuni pada wartawan.

Selain pendataan nama penduduk yang dilakukan RT dan RW melalui kepala desa (Kades) dan kelurahan, barulah data itu akan disinkronkan dengan data kependudukan catatan sipil Banyuasin.

"Selama ini, warga sering komplain terkait data. Maka itu, pemerintah berharap desa yang mengetahui penduduknya bisa memberikan data yang valid," tutur Camat.

Perombakan Direksi Garuda tidak Pengaruhi Layanan, Namun Pergerakan Saham GIAA ke Arah Zona Merah

Kesal Ditegur Saat Memalak Pakai Sajam, David Bacok Brigpol DD, Anggota Ditpolairud Polda Sumsel

Dinas Kesehatan Kota Palembang Keluarkan Surat Edaran untuk Mewaspadai Penyebaran Virus Corona

Namun kerap kali warga mengeluhkan, banyak penduduk yang belum terdata dari BPS. Maka dari itu, dengan kerjasama antara RT dan RW, desa kelurahan dan kecamatan bisa mengsinkronkan data ke Catatan Kependudukan Sipil.

Lebih lanjut, Yuni menyampaikan program kecamatan yang sangat bersentuhan dengan masyarakat yakni, program begemat (berkumpul), sasaran kepada keluarga tak mampu yang mendapat musibah kematian.

Halaman
12
Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved