Harga Getah Karet tak Stabil, Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan Ajak Warganya untuk Kreatif

"Banyak sumber pemasukan lainnya selain bertani karet. Kita terus sosialisasi, penghasilan bukan hanya dengan getah karet.,,,"

SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Bupati Musirawas H Hendra Gunawan 

Laporan wartawan sripoku.com, Ahmad Farozie

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Bupati Musi Rawas, Hendra Gunawan, mengatakan secara turun temurun, selama ini masyarakat Kabupaten Musirawas mengandalkan getah karet untuk sumber penghasilan.

Sejak zaman dahulu, getah karet menjadi salah satu komoditas utama dalam menopang kehidupan, selain beberapa komoditas pertanian lainnya.

Karena itu, Hendra mengatakan, disaat harga getah karet terpuruk maka perekonomian masyarakat pun ikut terpuruk.

Berawal dari situlah, sejak awal memimpin Kabupaten Musirawas dia ingin mengubah mindset masyarakat. sehingga masyarakat tak hanya mengandalkan pemasukan dari komoditas getah karet.

"Banyak sumber pemasukan lainnya selain bertani karet. Kita terus sosialisasi, penghasilan bukan hanya dengan getah karet.

Hamparan lahan yang luas bisa dimanfaatkan untuk memcari penghidupan. Seperti Jayaloka misalnya, lahan yang kering bisa diolah untuk sesuatu yang bisa menghasilkan," kata H Hendra Gunawan.

Dikatakan, lahan pekarangan masyarakat juga dapat dimanfaatkan untuk menambah pendapatan.

Seperti ditanami dengan sayur mayur, sehingga bisa mengurangi pengeluaran karena kebutuhan sayur mayur sudah bisa terpenuhi dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang ada.

"Dengan memanfaatkan lahan dan pekarangan itu bisa mengurangi pengeluaran. Keperluan untuk sayur misalnya bisa terpenuhi, sehingga tak perlu pengeluaran. Selain itu dari sisi ekonomi juga bisa menghasilkan," ujarnya.

Dikatakan, berdasarkan data, pengeluaran terbesar masyarakat khususnya di Musirawas adalah untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Dan pengeluaran terbesar kedua adalah untuk membeli rokok.

"Ternyata rokok ini merupakan pengeluaran terbesar. Maka kita terus sosialisasikan kepada masyarakat agar mengurangi rokok.

Program kita seperti membebaskan rumah dari asap rokok sudah kita gulirkan dan alhamdulillah berjalan. Dengan mengurangi atau berhenti merokok, maka pengeluaran untuk merokok bisa dialihkan untuk keperluan lainnya" ujarnya.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved