Banyak Satpam di Pagaralam belum Ada Sertifikat Pelatihan, Padahal Sudah Kerja Bertahun-tahun

Lebih separuh dari total satpam di Pagaralam belum mengikuti Pendidikkan Dasar (Diksar) yang diharuskan bagi seorang satpam.

sripoku.com/wawan
Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIk MH saat memberikan selamat kepada sejumlah Satpam dalam rangka HUT Satpam, Rabu (22/1/2020). 

Laporan Wartawan Sripoku.com Pagaralam, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Berdasarkan data yang saat ini, terdapat 129 personel Satuan Pengamanan (Satpam) se-Kota Pagaralam yang bertugas disejumlah kantor dan instansi.

Namun sayangnya dari jumlah tersebut lebih dari separuh belum mengikuti Pendidikkan Dasar (Diksar) yang diharuskan bagi seorang Satpam.

Hal tersebut diketahui saat peringatan HUT Satpam ke-39 di halaman Mapolres Pagaralam, Rabu (22/1/2020).

Priansyah (27), salah seorang tenaga satpam, mengakui bahwa dirinya belum pernah mengikuti diksar tentang pengamanan.

Padahal, dirinya sudah bertahun-tahun bekerja sebagai Satpam.

AKBP Deny Agung Andriana Pimpin Upacara HUT Satpam ke-39, Peran Penting Satpam di Lingkungan Kerja

"Saya belum pernah mengikuti diksar atau pelatihan apapun jadi sampai saat ini saya belum memiliki sertifikat," ujarnya.

Priansyah merupakan salah satu dari puluhan tenaga Satpam di Pagaralam yang hanya memiliki keterampilan seadanya.

"Kami berharap pada momen HUT Satpam ke-39 ini saya dan rekan lainnya ada yang dapat memfasilitasi kami untuk mengikuti diksar," harapnya.

Hal ini cukup ironis.

AKBP Afner Juwono Pimpin HUT Satpam ke-39 di Muaraenim, Berlangsung Meriah dan Bertabur Hadiah

Pasalnya ditengah usaha pemerintah dan Polri meningkatkan kemampuan dan profesionalisme tenaga pengamanan sebagai mitra dan membantu Polri dalam menciptakan dan menjaga kamtibmas tetap kondusif namun masih ada puluhan tenaga pengamanan di Kota Pagaralam yang belum distandarisasi tentang disiplin ilmu dan strategi pengamanan.

Menanggapi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagaralam, Syamsul Bahri mengatakan, sebenarnya kewajiban melakukan diksar ada pada perusahaan pengguna jasa mereka atau BUJP tempat mereka bernaung.

"Tapi kita tidak menampik jika saja keuangan daerah memungkinkan dan tidak menyalahi aturan, pihaknya bekerja sama dengan kepolisian dan pihak berkompten lainnya siap menjadi fasilitator pelaksanaan diksar satpam di Kota Pagaralam," ungkapnya.

Upacara yang juga dihadiri Walikota Pagaralam Alpian Maskoni, SH, sekretaris daerah Syamsul Bahri, seluruh OPD dilingkungan Pemkot Pagaralam, Perwira penghubung Kodim 04-05 Lahat, Kepala BNNK dan kasi intel Kejari Pagaralam, seluruh kabag, kasat dan Kapolsek dilingkungan Polres Pagaralam, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolres.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved