Viral Mahasiswi Bongkar Loker di Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang, Polisi belum Terima Laporan

Polsekta Kemuning belum menerima laporan terkait video viral seorang mahasiswi diduga membongkar loker perpustkaan UIN Raden Fatah Palembang.

Kolase Sripoku.com/Tangkapan Layar
Tangkapan layar seorang oknum mahasiswi diduga membongkar loker di perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang perempuan mengenakan hijab pink dan baju gamis pink dengan menutup wajahnya membongkar loker di perpustakaan UIN Raden Patah Palembang langsung ditindak lanjuti Polsek Kemuning Palembang.

Kapolsek Kemuning Palembang AKP Robert Sihombing menuturkan, pihaknya sudah melakukan pengecekan di lokasi kejadian dan meminta keterangan dari sekuriti dan juga penjaga perpustakaan.

"Dari keterangan sekuriti dan penjaga perpustakaan, memang semua loker itu tidak dikunci. Sehingga pelaku, dengan mudahnya membuka dan membongkar tas milik mahasiswa yang disimpan di dalam loker," ujarnya, Selasa (21/1/2020).

Video : Kerisauan Masyarakat Pulokerto Gandus di Musim Hujan, Lagi Cuci Baju Buaya Tiba-tiba Muncul

Dari rakaman CCTV yang juga dicek, memang terlihat seorang perempuan membuka loker dan memeriksa tas-tas yang ada di dalam loker.

Dugaan awal, pelaku merupakan orang dalam atau mahasiswi di sana yang dengan mudah masuk dan membongkar loker-loker tas mahasiswa di UIN Raden Fatah Palembang.

Karena, terlihat pelaku seperti sudah mengetahui bila loker-loker yang ada di perpustakaan tersebut semuanya sama sekali tidak dikunci.

"Sejauh ini, belum ada laporan ke Polsek. Makanya, kami imbau kepada para korban untuk melapor. Sekuriti juga kami minta untuk mengarahkan korbannya agar melapor, sehingga pelaku bisa kami tangkap. Karena, kami sudah melakukan penyelidikan terkait video Viral ini," ungkapnya.

Viral Beredar Video Detik-detik BKSDA dan Warga Berhasil Tangkap Harimau di Muaraenim

Robert juga sudah meminta kepada penjaga perpustakaan untuk mengunci loker-loker di perpustakaan agar kejadian ini tidak terulang lagi.

Karena, penjaga perpustakaan tidak akan bisa mengawasi setiap mahasiswa yang membuka loker.

Terlebih, penjaga loket tidak akan mengetahui apakah mahasiswa yang membuka loker itu memang miliknya atau bukan.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved