Berita Lahat

Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Kabupaten Lahat Ambruk, Pengendara Lewati Jembatan Darurat

Jembatan ambruk itu sepanjang lebih kurang 5 meter akibat banjir bandang yang terjadi, Jumat (10/1) lalu.

Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Kabupaten Lahat Ambruk, Pengendara Lewati Jembatan Darurat
SRIPOKU.COM/Ehdi Amin
Sebuah mobil dinas terpaksa melewati jembatan darurat karena jembatan permanennya ambruk akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT- Lantaran jembatan penghubung antara Desa Lubuk Nambulan, Kecamatan Kikim Timur dengan Jagabaya, Kikim Selatan Kabupaten Lahat ambruk, kini warga terpaksa menggunakan jembatan darurat atau sementara.

Jembatan ambruk itu sepanjang lebih kurang 5 meter akibat banjir bandang yang terjadi, Jumat (10/1) lalu.

Hal tersebut seperti dikatakan Camat Kikim Selatan, Pukatul Hadi.

Dikatakanya bahwasanya akses penyeberangan itu awalnya berupa platduiker. Namun, derasnya terjangan air membuat jembatan ambruk hingga memutus akses warga dua desa.

“Ambruk. Agar warga desa bisa lewat termasuk kendaraan dibuat jembatan darurat dari pohon kelapa, beralaskan papan,” ungkapnya, Selasa (21/1).

Pria di PALI Ini Tewas Kesetrum Listrik, Kabel Terkelupas Menempel di Rangka Baja Atap Bangunan

Ancam tak Naik Kelas, Guru Olahraga Cabuli Muridnya

KISAH Seorang Gadis Dinikahi Tukang Ojek, Terkejut Lihat Mobil Mewah, Ternyata Ini Profesi Suaminya!

Ia menambahkan, akses tersebut merupakan jalan lingkar atau alternatif menghubungkan Kecamatan Kikim Selatan dan Kikim Timur.

“Pihaknya sudah melaporkan kepada pemerintah daerah (Pemda), melalui instansi terkait agar dapat diperbaiki,” kata Pukatul Hadi.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lahat, Mirza Azhary ST membenarkan, pihaknya telah menerima laporan itu, hanya saja, akan dianggarkan di APBD-P 2020.

“Akan dibangun jembatan sepanjang 6 meter dan lebar 4 meter. Akan dimasukkan ke APBD-P 2020, mengingat di anggaran induk telah ketuk palu,” terangnya.

Selain itu, sambung dia, telah menerjunkan petugas PUPR untuk berkoordinasi dengan warga setempat agar membuat jembatan darurat. “Kita (PUPR Lahat, red) sudah turun dan dibantu warga, mendirikan posko sementara untuk memantau kendaraan melintas,”kata Mirza. EAN

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved