RSUD Martapura Diresmikan, Habiskan DAK Rp 11,8 Miliar Diharapkan Bisa Menyaingi Swasta

RSUD Martpura sudah diresmikan oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru. Diharapkan, rumah sakit ini bisa bersaing denga rumah sakit swasta.

RSUD Martapura Diresmikan, Habiskan DAK Rp 11,8 Miliar Diharapkan Bisa Menyaingi Swasta
sripoku.com/redosaputra
Peresmian RSUD Martapura OKU Timur. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Diresmikan oleh Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru, masyarakat OKU Timur kini bisa menggunakan RSUD Martapuar.

Bertepatan dengan HUT OKU Timur ke 16 pada 17 Januari 2020, RSUD Martapura yang pembangunannya menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 11,8 miliar ini diharapkan bisa bersaing dengan rumah sakit swasta.

Bupati OKU Timur, KH Kholid Mawardi, berharap rumah sakit ini dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat OKU Timur.

Bukan Kantor RSUD Bari, Mulyadi Ternyata Rusak Dinding Ruangan ATM

Kholid Mawardi mengharapkan agar kedepannya RSUD Martapura ini mampu bersaing dengan rumah sakit swasta dan rumah sakit lainnya yang telah lama berdiri.

"Alhamdulilah syukur saat ini rumah sakit kita sudah diresmikan oleh gubernur, semoga rumah sakit ini dapat berfungsi dan beroperasional secara maksimal untuk melayani masyarakat OKU Timur khususnya," ujar Kholid Mawardi.

Kholid Mawardi menyebut tidak menutup kemungkinan rumah sakit yang dipimpin dr Dedi Mahmudi ini nantinya akan melayani pasien bukan hanya dari OKU Timur, namun juga dari kabupaten tetangga.

Peresmian gedung administrasi dan rawat jalan RSUD Martapura ditandai dengan pemotongan pita oleh ketua Tim PKK Sumsel, Hj Febrita Lustia, didampingi Herman Deru selaku Gubernur Sumsel.

Di kesempatan tersebut Deru menyampaikan, Kabupaten OKU Timur adalah kabupaten sangat spesial di provinsi Sumsel ini karena dari kabupaten yang lainnya OKU Timur ada dua rumah sakit umum daerah.

Saldo ATM Kosong, Mulyadi Rusak Pintu Kantor RSUD Bari

Hal ini dari sebuah kinerja Pemkab OKU Timur dari tahun 2005 hingga sekarang ini.

Deru juga menambahkan letak RSUD Martapura sangatlah strategis karena berdekatan dengan jalan lintas sumatera.

"Saya mengingatkan kepada dokter, perawat, serta staf RSUD Martapura ini, bekerjalah dengan ihklas berikan pelayanan sebaik mungkin, karena kinerja kita akan dinilai dari apa yang kita lakukan," tegas Deru.

Sementara itu juga kepala RSUD Martapura, Dr. Dedy Damhudy mengatakan bahwa gedung administrasi dan rawat jalan sangatlah penting karena selama ini RSUD Martapura tidak ada gedung administrasi sehingga aarus dibuatkan gedungnya sendiri.

Untuk pelayanan sendiri dirinya menyebut saat ini RSUD Martapura masih melayani pasien rawat jalan. 

”Sedangkan untuk poli rawat jalan yang lama akan kami ajukan untuk dijadikan gedung VIP dan mudah-Mudahan untuk tahun depan bisa dianggarkan," kata Dedi.

Penulis: Redo Saputra
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved