Diam-diam Prabowo Sudah Siapkan Strategi Jitu Hadapi Kapal-kapal China di Natuna, Ini Siasatnya

Diam-diam Prabowo Sudah Siapkan Strategi Jitu Hadapi Kapal-kapal China di Natuna, Ini Siasatnya

Diam-diam Prabowo Sudah Siapkan Strategi Jitu Hadapi Kapal-kapal China di Natuna, Ini Siasatnya
KOMPAS.com (KRISTIAN ERDIANTO)/Penerangan Kodam XVII Cenderawasih
Ilustrasi satuan Elit TNI dan Prabowo Subianto 

Diam-diam Prabowo Sudah Siapkan Strategi Jitu Hadapi Kapal-kapal China di Natuna, Ini Siasatnya

SRIPOKU.COM - Sejumlah kapal ikan China diketahui memasuki Perairan Natuna, Kepulauan Riau, pada 19 Desember 2019.

Kapal-kapal China yang masuk dinyatakan telah melanggar exclusive economic zone (ZEE) Indonesia dan melakukan kegiatan Illegal, Unreported and Unregulated Fishing (IUUF).

Nah, dalam menangani hal tersebut, sejumlah pihak menilai Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto terlalu bersikap lembek.

Meski dinilai demikian, Prabowo sepertinya tak ambil pusing.

Hal itu terbukti dari jawaban santai yang dilontarkan Prabowo saat ditemui awak media di Istana Negara, pada 9 Januari 2020.

"Pak ada desakan terhadap Pak Jokowi agar memecat Bapak karena terlalu lembek merespon kapal China di Natuna," tanya salah seorang awak media.

"Oh ya? Bener? Silahkan saja dibicarakan, kita negara demokrasi, orang boleh bicara apa saja, nggak apa-apa," jawab Prabowo sebagaimana dikutip dari tayangan Kompas TV.

Di sisi lain, Juru Bicara Menhan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut, Prabowo sangat berhati-hati soal urusan perseteruan dengan China di perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Prabowo, sebut Dahnil, tidak ingin terkesan keras dan dipersepsikan menggunakan jalur militeristik dalam upaya penyelesaiannya agar hubungan diplomatik jangka panjang dengan China tidak terganggu.

Halaman
12
Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved