Gubernur Sumsel Herman Deru akan Pangkas Perda di Kabupaten dan Kota yang Hambat Percepatan Ekonomi

Gubernur Herman Deru menegaskan, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo yang selalu mengingatkan cepatnya perubahan dunia setiap hari, setiap detik

Dok Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru (tengah) menghadiri langsung Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan tahun 2020 dan arahan Presiden Republik Indonesia mengenai Ekosistem Keuangan Berdaya Saing untuk “Pertumbuhan Berkualitas”, bertempat di Ballroom The Ritz Carlton Pacific Place Sudirman Central Bussines District (SCBD), Kamis (16/1/2020) pagi. 

JAKARTA - Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menghadiri langsung Pertemuan Tahunan Industri  Jasa Keuangan tahun 2020 dan arahan Presiden Republik Indonesia mengenai Ekosistem Keuangan Berdaya Saing untuk “Pertumbuhan Berkualitas”, bertempat di Ballroom The Ritz Carlton Pacific Place Sudirman Central Bussines District (SCBD), Kamis (16/1/2020) pagi. 

Seusai menghadiri acara tersebut  Gubernur Herman Deru menegaskan, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo yang selalu mengingatkan cepatnya perubahan dunia setiap hari, setiap detik, itu sangat mempengaruhi ekonomi

Oleh sebab itu pula, menurutnya harus didukung penuh  oleh pemerintah provinsi untuk menyiapkan aspek-aspek pengelolaan keuangan baik dunia perbankan maupun untuk pelaku usaha.

“Sangat fluktuatif dari detik sampai hari selalu cepat berubah. Tentu karena akses internet yang bisa diakses oleh semua masyarakat.

Maka gubernur diundang ke sini untuk menyimak langsung instruksi Presiden RI,” tuturnya.

Herman Deru Pangkas Angka Kemiskinan, BPS Catat Masyarakat Miskin di Sumsel Berkurang 6.580 Orang

Dikatakan Herman Deru, untuk di daerah regulasi tidak hanya diatur melalui undang-undang saja, namun ada juga yang  diatur oleh peraturan daerah.

Seiring pula  dengan pertumbuhan ekonomi nasional, Herman Deru menuturkan, sangat  pentingnya keselarasan antar instansi vertikal maupun horizontal. 

Dimana ia menganggap Provinsi Sumsel  tidak hanya saja patuh terhadap aturan-aturan, namun pelaku usahanya dan masyarakat juga selalu menjaga kestabilan ekonomi hingga keamanan ekonomi

“Tentu kita (Pemprov Sumsel) juga harus menyesuaikan ketika pemerintah pusat membuat kebijakan.

Pemprov juga menyesuaikan meredius aturan-aturan yang menghambat.

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved