Dipaksa Main Game Online, Ayah dan Anak Aniaya Pemuda di Lahat

Ajakan bermain game online ditolak, Hensley dan Ari terlibat adu jotos. Keduanya, merupakan warga Lahat.

Dipaksa Main Game Online, Ayah dan Anak Aniaya Pemuda di Lahat
TRIBUNNEWS.COM/Dessita Chairani
Ilustrasi main game online terlalu lama bikin cepat pikun. 

Dipaksa Main Game Online, Ayah Anak Aniaya Pemuda di Lahat

Laporan wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Ajakan bermain game online ditolak, Hensley dan Ari terlibat adu jotos.

Keduanya, merupakan warga Lahat.

Ari terlebih dahulu, memukul Hensley karena merasa kesal dengan sikap temannya tersebut yang memaksa meminta sesuatu dari dirinya.

Namun pukulan itu rupanya dibalas Hensley.

Tapi begitu adegan saling pukul itu terjadi, bapak Ari bernama Baharudin, ikut membantu sang anak memukuli Hensley.

Tinju Baharudin pun mendarat dibagian bahu kiri dan leher Hensley.

Beruntung saat itu datang Sopiah (51) tetangga Baharudin, perkelahian pun akhirnya terhentikan.

"Sebenarnya korban ini yang datang ke rumah tersangka, sambil maksa-maksa. Gara-garanya mau minta sesuatu ke tersangka, untuk main game online. Saat korban kami tanyai, korban ini seperti orang kurang," terang Kapolres Lahat, AKBP Irwansyah SIK, melalui Kapolsek Kikim Tengah, AKP Irwan Edi, Kamis (16/1).

Namun demikian, keluarga Hansley tak terima atas pengeroyokan tersebuy hingga melapor.

Polisi yang mendapatkan laporan dari Hensley, Rabu (15/1) sekitar pukul 22.30 WIB, akhirnya melakukan penangkapan terhadap Baharudin dan Ari di kediamannya.

"Kedua terangka sudah kita amankan, kalau saat ini keluarga korban tidak mau berdamai," terang Irwan Edi. EAN

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved