Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat (KAS) Diduga Lakukan Pembelokan Sejarah, Ini Fakta-faktanya!

FAKTA-Fakta Keraton Agung Sejagat, Raja dan Ratu Lakukan Pembelokan Sejarah, Bangunan Keraton tak ada Izin

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat (KAS) Diduga Lakukan Pembelokan Sejarah, Ini Fakta-faktanya!
Kolase Sripoku.com/Twitter/aritsantoso
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat (KAS) Diduga Lakukan Pembelokan Sejarah, Ini Fakta-faktanya! 

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat (KAS) Diduga Lakukan Pembelokan Sejarah, Ini Fakta-faktanya!

SRIPOKU.COM - Mengapa Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo Jawa Tengah akhirnya ditangkap polisi, diinterogasi dan terancam jerat pasal keonaran? 

Inilah 5 fakta terbaru kontroversi Keraton Agung Sejagat di Purworejo, termasuk soal dugaan pembelokan sejarah dan penyebaran kebohongan. 

Setelah ramai diperbincangkan, polisi menangkap Totok Santosa yang mengaku raja dari kelompok Keraton Agung Sejagat (KAS).

Totok ditangkap bersama istrinya Fanni Aminadia pada Selasa (14/1/2020) sekitar 17.00 WIB, saat perjalanan menuju ke Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo (Facebook)

Polisi menduga, kelompok pimpinan Totok tersebut telah melakukan penipuan dan berita bohong ke masyarakat. 

Sementara itu, pihak pemerintah daerah memastikan akan menghentikan segala kegiatan kelompok tersebut.

Baca fakta terbaru kasus kelompok Keraton Agung Sejagat:

1. Totok dan istrinya ditangkap polisi

Penggeledahan istana Keraton Agung Sejagat oleh pihak Polres Purworejo, Selasa (14/1/2020) malam.
Penggeledahan istana Keraton Agung Sejagat oleh pihak Polres Purworejo, Selasa (14/1/2020) malam.
Informasi penangkapan Totok dan istrinya tersebut dibenarkan oleh Dandim 07/08 Purworejo Letkol Muchlis Gasim.

"Memang benar, raja dan isteri Keraton Agung Sejagat sudah diamankan di Polres," ujar Gasim kepada Tribunjateng, Selasa (14/1/2020).

Sementara itu, menurut Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar Fitriana Sutisna saat dihubungi Kompas.com, kedua pelaku diduga melakukan tindak pidana penipuan.

Halaman
1234
Editor: Welly Hadinata
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved