Berita OKU Timur

Pasangan Lansia Ini Serasa Pengantin Baru, 1.400 Pasangan Nikah di OKU Timur Belum Miliki Buku Nikah

1.400 Pasangan Nikah di Kabupaten OKU Timur Belum Miliki Buku Nikah, Pengantin Lansia Nikah Massal!

Pasangan Lansia Ini Serasa Pengantin Baru, 1.400 Pasangan Nikah di OKU Timur Belum Miliki Buku Nikah
SRIPOKU.COM/Redo Saputra
Pelaksanaan nikah massal yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten OKU Timur dalam rangka menyambut HUT OKU Timur ke 16 diikuti sebanyak 50 pasangan peserta nikah massal yang berasal dari seluruh kecamatan di OKU Timur, Rabu (15/1/2020) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Redo Saputra

1.400 Pasangan Nikah di Kabupaten OKU Timur Belum Miliki Buku Nikah, Pengantin Lansia Nikah Massal!

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Pelaksanaan nikah massal yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten OKU Timur dalam rangka menyambut HUT OKU Timur ke 16 diikuti sebanyak 50 pasangan peserta nikah massal yang berasal dari seluruh kecamatan di OKU Timur, Rabu (15/1/2020)

Menarik dalam kegiatan ini, para peserta yang mengikuti acara ini mayoritas diikuti oleh peserta dengan usia lanjut (lansia).

Para pengantin laki-laki ini terlihat mengenakan setelan jas, sedangkan penganten perempuan mengenakan pakaian kebaya.

Para peserta nikah massal ini terlihat malu-malu, dan senyum-senyum saat diputar musik dangdut berjudul "pengantin baru".

Kepergok Korban, Darmawan Warga Talang Pedang Empatlawang Dihajar Warga

Inilah 8 Cara Kembalikan Rasa Percaya Diri Setelah Putus Cinta: Buat Daftar Ungkapan Rasa Syukur

Ngaku Raja Keraton Agung Sejagat,Terungkap Toto Santoso Ngontrak dan Buka Angkringan

Kronologi Dua Sejoli di Lubuklinggau Ditemukan Tewas, Pegawai Kafe Curigai Suara Dengkuran

Dalam arahannya, Bupati OKU Timur Kholid Mawardi yang diwakili Sekda OKU Timur , Jumadi, S.Sos mengatakan, kegiatan ini merupakan salah rangkaian HUT OKU Timur.

Dirinya berharap, para keluarga yang baru saja di sahkan menjadi pasangan suami istri ini dapat menjadi keluarga sakinah mawaddah warrahmah.

"Keluarga merupakan organisasi terkecil, besarnya suatu bangsa dapat dibentuk dari keluarga tersendiri, untuk itu bina keluarga menjadi keluarga yang harmonis," ujarnya.

Sekda Oku Timur menyebutkan bahwa masih ada sekitar 1.400 pasangan nikah yang sampai saat ini belum memiliki buku nikah.

"Kedepannya akan kita upayakan agar seluruh masyarakat ini bisa mendapatkan buku nikah dan diakui oleh negara," ujar Jumadi

Sementara itu salah satu peserta nikah massal, Kholil, (55) warga Desa Baturaja Bungin menyebut bahwa sebelumnya dirinya sudah menikah dan memiliki buku nikah, namun buku nikah yang dimilikinya sudah hilang.

Mendengar informasi dari petugas pencatat nikah yang ada di desanya, dirinya pun turut mendaftar untuk mendapatkan kembali buku nikah tersebut.

Kholil mengaku sudah menikah dengan istrinya Lilisnawati sejak tahun 2004.

"Saya cukup terbantu dengan ada kegiatan ini, jadi kami bisa dapat lagi buku nikah," ujarnya.

Penulis: Redo Saputra
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved