Berita Palembang

Pantat Ditepuk Buruh, Seorang Wanita Penjual Kopi di Pasar Induk Jakabaring Palembang Lapor Polisi

"Saat itu saya hendak ngantar pesanan kopi. Waktu saya lewat di belakangnya. Tiba-tiba dia dengan sengaja menepuk pantat saya dengan tangannya,”

Pantat Ditepuk Buruh, Seorang Wanita Penjual Kopi di Pasar Induk Jakabaring Palembang Lapor Polisi
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi: Pantat Ditepuk Buruh, Seorang Wanita Penjual Kopi di Pasar Induk Jakabaring Palembang Lapor Polisi 

Pantat Ditepuk Buruh, Seorang Wanita Penjual Kopi di Pasar Induk Jakabaring Palembang Lapor Polisi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - R (39), seorang buruh di Pasar Induk Jakabaring Palembang dilaporkan ke Polrestabes Palembang oleh seorang wanita berinisial MA (20).

MA adalah seorang penjual kopi di Pasar Induk Jakabaring Palembang.

Menurut MA, R telah melakukan perbuatan cabul yakni dengan sengaja menepuk pantat atau bokong MA.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com kasus dugaan pelecehan tersebut terjadi pada Rabu (15/1/2020) sekitar pukul 03.05 di Pasar Induk Jakabaring Palembang.

Saat itu MA yang merupakan warga Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan I Ulu, Kecamatan SU I Palembang, hendak mengantarkan pesanan kopi dan lewat di belakang R.

Marah Disertai Buka Pantat di Depan Umum, Seorang Wanita di Palembang Dilaporkan Tetangga ke Polisi

"Saat itu saya hendak ngantar pesanan kopi.

Waktu saya lewat di belakangnya.

Tiba-tiba dia dengan sengaja menepuk pantat saya dengan tangannya,” ungkapnya kepada petugas SPKT Polrestabes Palembang.

Karena merasa dilecehkan dan tidak senang dengan perbuatan R, sekitar pukul 09.54, MA ditemani kerabatnya mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk membuat Laporan Polisi (LP).

“Sumpah pak, saya sangat malu dan tidak senang.

Saya mau dia ditangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatannya,” kata MA terlihat kesal.

Jangan Pernah Memukul Bokong Anak Jika Sedang Marah, Berikut Langkah-Langkah Mendidik Anak Disiplin

Sementara, Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri, membenarkan adanya laporan tindak pidana Pasal 281 KUHP tentang perbuatan cabul.

“Laporannya sudah diterima anggota piket dan diteruskan ke piket Unit Reskrim untuk ditindaklanjuti,” kata Heri.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved