Dua Sejoli Tewas di Lubuklinggau

Kafe Tempat Dua Sejoli di Lubuklinggau Tewas Kini Dipasang Garis Polisi, Baru Beroperasi 3 Hari

Pria dan wanita ditemuka tak bernyawa dalam satu ruangan di kafe yang ada di kawasan Belalau Lubuklinggau. Kini, sudah dipasang garis polisi.

Kafe Tempat Dua Sejoli di Lubuklinggau Tewas Kini Dipasang Garis Polisi, Baru Beroperasi 3 Hari
tribunsumsel/eko
Kafe tempat ditemukan sepasang mayat kini sudah dipasang garis polisi. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Seorang pria dan seorang wanita ditemukan tak bernyawa dalam satu ruangan di kafe yang ada di Belalau Lubuklinggau. Keduanya ditemukan Rabu (15/1/2020) pagi.

Adapun inisial keduanya adalah perempuan berinisial HN, yang informasinya warga Bandung Jawa Barat. Sementara pria berinisial DA (40), yang diketahui merupakan warga Palembang.

Keduanya ditemukan dengan busana lengkap.

Aparat kepolisian sudah olah TKP. Bahkan, kafe yang diketahui baru beroperasi tiga hari ini sudah dipasang garis polisi.

BREAKING NEWS: Dua Sejoli di Lubuklinggau Ditemukan Tewas Dalam Kafe, Si Pria Warga Palembang

Saat ditemukan, DA dalam kondisi terlentang masih mengenakan pakaian lengkap, sedangkan HN dalam kondisi tidur di sebelahnya, juga dengan busana lengkap.

Yd, warga yang tinggal di dekat lokasi mengatakan tidak mengetahui pasti kejadian tersebut sebab ia mengaku baru pulang pagi ini.

"Saya baru datang pak pagi ini, saya lihat polisi ramai, tapi waktu itu mayat keduanya belum dibawa, masih diperiksa polisi," kata Yadi.

Di lokasi kejadian, saat ini kafe dalam keadaan tertutup, tidak ada aktivitas apapun, karena pasca kejadian semua pegawai dibawa ke Polres Lubuklinggau untuk dilakukan pemeriksaan.

Di Bawah Mejanya Ditemukan Pil Ekstasi, Seorang Kasir Kafe Diamankan Polsek Sukarami Palembang

Sementara pintu depan dalam keadaan terkunci dan ruko dua lantai ini sudah dipasang garis polisi oleh oleh pihak kepolisian.

"Kafe ini baru tiga hari buka, sebelumnya mereka ini buka di dekat Patok Besi, selama tiga hari bukak kami tidak ada komunikasi, karena mereka tidak pernah keluar dari dalam ruko," tambahnya.

Ia juga menuturkan aktivitas kafe tersebut malam hari, ia membebarkan selama tiga hari bukak memang selalu ramai pengunjung.

"Kalau ramai iya pak apalagi malam, tapi kami tidak tahu siapa pengunjungnya, ada yang bawa mobil dan ada yang bawa motor," paparnya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved