Sidang Korupsi PUPR Muaraenim

BREAKING NEWS: Tunggu Sidang, Robi Terdakwa Penyuap Bupati Muaraenim Non Aktif Hampiri Jaksa KPK

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan dari JPU KPK kepada Robi Okta Pahlevi(35)diagendakan digelar Selasa (14/1/2020).

BREAKING NEWS: Tunggu Sidang, Robi Terdakwa Penyuap Bupati Muaraenim Non Aktif Hampiri Jaksa KPK
sripoku.com/anisa
Pihak terdakwa dugaan suap bernama Robi dan pengacaranya (kanan, berdiri) ketika menghampiri meja JPU KPK sesaat sebelum sidang tuntutan digelar. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan dari JPU KPK kepada Robi Okta Pahlevi(35)diagendakan digelar Selasa (14/1/2020). Saat ini, Robi yang merupakan salah satu terdakwa dugaan korupsi di lingkungan Dinas PUPR Muaraenim sudah hadir di ruang persidangan.

Sidang tuntutan ini sebenarnya digelar pekan lalu. Namun, kala itu, majelis hakim tipikor ada yang sakit sehingga sidang dilakukan penundaan.

Pasca Sidang Tuntutan Ditunda, Robi Terdakwa Suap Bupati Muaraenim Non Aktif Tebar Senyum

Sidang ini dijadwalkan pukul 09.00 pagi ini.

Namun, dari pantauan Sripoku.com, belum terlihat ketiga majelis hakim tipikor sudah berada di ruang sidang.

Sementara Robi dan pengacaranya, Niken Susanti, sudah terlihat berada di dalam ruangan.

Keduanya terlihat menghampiri meja JPU KPK, yang seperti biasa sudah datang dengan membawa berkas tebal.

Sampai berita ini diturunkan, sidang ini belum dimulai dan wartawan Sripo akan terus melaporkan.

Robi Okta Fahlevi (35) yang menjadi terdakwa kasus suap Bupati Muara Enim Ahmad Yani mengatakan, di awal proyek dirinya pernah diingatkan perihal fee 10 persen yang harus diberikan sebagai jatah dari para 'bos'.

Saat menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa, Robi menyebut para bos tersebut adalah Bupati Muara Enim, Wakil Bupati Muara Enim dan Kepala Bappeda sekaligus Plt Kepala Dinas PUPR Muara Enim, Ramlan Suryadi.

Roby Penyuap Bupati Muaraenim Ahmad Yani Kini Terdakwa, Ini Sosok yang Mempertemukan Keduanya

"Saya pernah diingatkan pak Elfin yang menjabat PPK proyek, supaya saya juga menyiapkan fee 10 persen untuk bos. Bupati, Wakil Bupati dan pak Ramlan sebagai kepala dinas PUPR Muara Enim," ujar terdakwa Robi saat menjalani sidang di pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (10/12/2019).

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved