Breaking News:

Berita Muara Enim

Video : Pemkab Muaraenim - Pemkab Tapsel Lakukan Kerjasama Pembangunan Daerah

Pemkab Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) dan MoU Kerjasama Pembangunan Daerah ke Pemkab Muaraenim

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Budi Darmawan

Laporan Wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri 

 
SRIPOKU.COM, MUARAENIM,---Dalam rangka Comparative Study Replikasi Pelaksanaan Smart City dan Pengembangan Kopi Semendo di Kabupaten Muaraenim, Pemkab Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) dan MoU Kerjasama Pembangunan Daerah ke Pemkab Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan, Senin (13/1/2020).

Dalam kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan H Syahrul M Pasaribu SH dan Sekda Tapsel Drs Parulian Nasution MM,yang diterima langsung oleh Plt Bupati Muaraenim H Juarsah SH dan Sekda Muaraenim Ir H Hasanudin MSi beserta pejabat Muspida Kabupaten Muaraenim. Dalam kunjungan tersebut rombongan Pemkab Tapsel disambut dan dijamu dahulu olel Plt Bupati Muaraenim dirumah dinas Wabup Muaraenim. Setelah itu dilanjutkan dengan acara resmi melihat dan mendengarkan paparan Pemkab Muaraenim serta melihat industri Kopi Semendo dan BPR Gerbang Serasan Muaraenim dan Rumah UMKM.

Menurut Plt Bupati Muaraenim H Juarsah didampingi Sekda Muaraenim H Hasanudin dan Kadin Kominfo Muaraenim Adrian Arifanaldi AP MSi, mengatakan bahwa tujuan Smart City adalah bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik oleh aparatur kepada semua lapisan masyarakat. Jadi yang paling penting bagaimana membangun merubah pola pikir SDM-nya yakni aparatur dan masyarakat dulu baru tekhnologi melengkapi. Tekhnologi hanyalah sebagai alat, dengan tekhnologi akan bisa membantu dan mempermudah pekerjaan untuk mencapai sasaran yang kita inginkan.

Begitupun Aplikasi yang digunakan harus selektif dan hati-hati menggunakannya, walaupun aplikasi tersebut dari Pemerintah Pusat, sebab bisa jadi malah tidak terlalu berguna dan menghabiskan anggaran, sebab bisa saja setiap tahun harus di up-grade dan itu memerlukan biaya.

"Program Smart City Kabupaten Muaraenim sudah cukup lama dan berliku-liku, sebab kita ingin merubah pola pikir masyarakat dan aparatur, dan itu bukanlah hal yang mudah," jelasnya.

Pada kesempatan ini, lanjut Juarsah, pihaknya atas nama Pemerintah Kabupaten Muaraenim dan seluruh masyarakat Kabupaten Muaraenim, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kunjungan Bupati Tapanuli Selatan dan rombongan. Semoga kunjungan kerja ini dapat menjadi awal mula persahabatan dan kerjasama yang baik untuk Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Pemerintah Kabupaten Muaraenim, serta dapat bersinergi dalam pengembangan daerah masing-masing di masa mendatang guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya, apabila terdapat haI-hal yang kurang berkenan bagi Tim Kunjungan Kerja Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, baik tindak tanduk, tutur kata, selama di Bumi Serasan Sekundang, mohon maaf yang sebesar-besarnya, kesemuanya itu tentunya bukanlah unsur kesengajaan akan tetapi lebih disebabkan keterbatasan dan kekhilafan kami semata.

Sementara itu Bupati Tapanuli Selatan H Syahrul M Pasaribu SH dan Sekda Tapsel Drs Parulian Nasution MM, mengatakan Komparatif Studi adalah untuk bisa saling bersinergi yang tujuan akhirnya adalah untuk kesejahteraan rakyat masing-masing daerah. Dan dipilihnya Kabupaten Muaraenim sebagai Study kami, karena banyak kesamaan baik topography dan hasil pertanian terutama Kopi. Kabupaten Tapanuli Selatan adalah Kabupaten Baru dan perkantoran juga semuanya baru yang dibangun dalam satu komplek sehingga perlu belajar dalam segala hal terutama dalam pengelolaan sistem perkantoran yang spesifik dan sebagainya terutama dalam hal Smart City.
"Kalau disini Kopi Semendo, tapi kalau dikami Kopi Sipirok. Karena kurang dikelola dengan baik sehingga lebih terkenal Kopi Mandailing," ujarnya..

Masih dikatakan Syahrul, setelah adanya Kerjasama Pembangunan Daerah ini, akan bisa saling mengisi, apa yang ada dan baik di kami bisa kami transferkan ke Pemkab Muaraenim, begitupun sebaliknya sehingga kedepan sama-sama maju dan masyarakat bertambah sejahtera. Di Pemkab Tapsel, juga telah menggunkan aplikasi Android, tetapi belum spesifik sehingga kami perlu belajar. Dan dari Kunker kami ini, diharapkan akan bisa mendapatkan pembelajaran yang bisa diterapkan di Kabupaten Tapsel, yang akhirnya tumbuh zona-zona baru, perekonomian baru yang akhirnya untuk kesejahteraan masyarakat.(ari)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved