Keponakan Laporkan Bibi ke Polisi, Sang Bibi Dituding Main Pukul Sebabkan Leher Sakit

Lantaran selisih paham, Marfuah alias Muah (46) warga SU II Palembang tega menganiaya keponakan sendiri yakni FR (15), akibatnya FR mengalami sakit d

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / ANDI WIJAYA
Ditemani sang kakak, FR melaporkan bibinya sendiri lantaran diduga sudah menganiayannya, Senin (13/1), 

Keponakan Laporkan Bibi ke Polisi, Sang Bibi Dituding Main Pukul Dipicu Masalah Selesih Paham

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Lantaran selisih paham, Marfuah alias Muah (46) warga Seberang Ulu  II Palembang tega menganiaya keponakan sendiri yakni FR (15), akibatnya FR mengalami sakit di bagian leher dan benjol di bagian kepala.

Atas kejadian yang dialaminya, FR lantas menceritakan ke sang kakak Nurhayati (35).

Mendengar cerita FR, sang kakak langsung melaporkan kejadian ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang.

"Saya sudah mendengar cerita dari adik saya ini, dia dan bibi berselisih paham dan mungkin jengkel dengan adik saya, sehingga dia nekat memukul dengan sapu dan menjambaknya,"ungkap Nurhayati. Senin (13/1/2020).

Menurut dia, seharusnya bibinya memberikan contoh yang baik kepada keponakannya bukan sebaliknya.

"Saya sangat geram dengan dia (bibi), apalagi akibat ulahnya ini adik saya harus mengalami sakit di leher dan mengalami benjol di kepala," kata dia.

Sementara, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan terkait tindak pidana perlindungan anak dilakukan terlapor yang tidak lain merupakan bibinya sendiri.

"Laporan sudah diterima anggota piket kita, selanjutnya laporan akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang, bagi terlapornya sendiri akan dikenakan pasal 80 undang-undang nomor 35 tahun 2014," kata dia.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved