Copet Samsung J2 Milik Perempuan Pemulutan Indralaya di Pasar 16 Ilir Palembang, 2 Pria Babak Belur

Dua pria yang diduga sudah melakukan aksi copet di Pasar 16 Ilir Palembang babak belur dihajar massa.

sripoku.com/andyka wijaya
Kedua pria yang diduga sudah mencopet seorang perempuan ketika berada di Pasar 16 Ilir Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dua pria yang diduga sudah melakukan aksi copet di kawasan Pasar 16 Ilir, Sadi (34) dan Heri (29) babak belur dihajar massa. Keduanya tertangkap tangan hendak mencopet handphone seorang perempuan yang diketahui warga Pemulutan, Ogan Ilir.

Saat itu, Sadi dan Heri hendak mengambil handphone Samsung J2 milik korban.

Musibah Menimpa Raffi Ahmad & Nagita Slavina, Nyaris Dicopet: Kalo Kita Gak Tau Mungkin Udah Diambil

Kedua pelaku yang tercatat warga Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I Palembang ini tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran.

Informasi yang dihimpun Sabtu (10/1/2020), kejadian tersebut terjadi Jumat (9/10/2020), sekitar pukul 09.10, di Jalan Beringin Janggut, Kecamatan Ilir Timur I Palembang.

Saat itu, korban sedang berjalan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan dipepet oleh kedua pelaku.

Kemudian para pelaku langsung berlari dan masuk ke dalam angkot.

Korban yang baru tersadar bahwa Hp miliknya telah hilang, spontan meneriaki kedua pelaku telah mengambil ponselnya.

Tak ayal dalam sekejab keduanya diamankan warga, dan nyaris dihajar massa.

Gelandang Sriwijaya FC Yongki Aribowo Berharap Coach Kas Hartadi Sabar Setelah Kecopetan di Surabaya

Beruntung ada petugas polisi yang sedang melaksanakan patroli, sehingga kedua copet tersebut langsung diamankan bersama barang bukti, kemudian digelandang ke Mapolrestabes Palembang, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Benar, kedua pelaku diamankan karena kedapatan mencuri Hp milik korban. Diduga keduanya merupakan kawanan copet yang selama ini sering membuat resah warga di sekitar TKP,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono, Sabtu (10/1/2020).

Sedangkan, kedua pelaku mengakui perbuatan mereka telah mencopet handphone milik korban.

“Aku cuma mepet korban, yang ambek Hp, kak Sadi,” kata Heriyanto menoleh ke tersangka Sadi Satra yang duduk di sebelahnya.

Kas Hartadi Kecopetan di Surabaya, Warganet Malah Singgung Untung Uang Bonus Belum Cair

“Iyo, aku yang ambek Hp tapi Heri yang enjuk kode, 'lajukan lah' kato Heri. Sudah tu kami lari masuk angkot, tapi ruponyo korban tau, kami diteriakinyo copet dan ditangkep warga,” timpal tersangka Sadi Satra.

Keduanya juga mengaku, sudah dua kali melakukan aksi copet di sekitaran TKP.

“Baru duo kali kami ngelakukannyo, sumpah Pak. Itu jugo karena kepepet katek duit untuk belanjo di rumah, samo beli rokok,” kata kedua tertunduk malu.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved