Hati Nurani dan Nafsu

Pergulatan Antara Hati Nurani dan Nafsu Belum Berakhir

Kaum Muslimin lazimnya menggunakan kalender hijriyah apabila menetukan momentum ibadah; Puasa dihubungkan dengan bulan Ramadhan

Pergulatan Antara Hati Nurani dan Nafsu Belum Berakhir
ist
Drs. H. Syarifuddin Ya'cub MHI

Pergulatan Antara Hati Nurani dan Nafsu Belum Berakhir

Oleh : Drs. H. Syarifuddin Ya'cub MHI

Dosen Universitas Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang

Kaum  Muslimin lazimnya menggunakan kalender hijriyah  apabila menetukan  momentum ibadah; Puasa dihubungkan dengan bulan Ramadhan, Haji di bulan Zulhijjah, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.   di bulan Rabi’ul awwal, peringatan Mi’raj pada bulan Rajab.

Kalender Masehi  di gunakan untuk mengingat menerima gaji  ASN tgl 1 Desember, gaji karyawan BUMN tgl 25 Desember. Juga lazim mereka menggunakan kalender Masehi untuk menghitung usia.

Mereka yang dilahirkan tgl 31 Desember, maka mulai 1 Januari usia mereka bertambah hitungannya dari 72  menjadi 73 tahun.

Dalam Hadits Qudsi yang di riwayatkan oleh Imam Tarmazi  Allah SWT Berfirman Artinya; “Apabila hambaKu mencapai usia empat puluh tahun, Aku bebaskan dia dari tiga macam penyakit; penyakit gila, penyakit Lepra dan penyakit belang, apabila hambaKu mencapai usia lima puluh tahun Aku akan menghisabnya dengn hisab yang ringan, apabila hambaKu mencapai usia enam puluh tahun, Aku cendrungkan dia bertaubat. Apabila hambaKu mencapai usia tujuh puluh tahun, Malaikat menyukainya, apabila hambaKu mencapai usia delapan puluh tahun, Aku mencatat kebaikannya saja sedangkan keburukannya tidak ditulis, apabila hambaKu mencapai usia Sembilan puluh tahun, Malaikat berkata orang ini menjadi tawanan Allah di muka bumi ini , dia banyak manfaatnya buat keluarga , dosanya yang lalu telah di ampuni dan dosanya  yang akan datang sudah di ampuni.” (HR.Tarmizi)

Usia empat puluh tahun adalah starting point seseorang memulai kesadaran akan eksistensi dirinya sebagai hamba Allah Swt. Dia cendrung untuk memohon bimbingan Allah Swt. Dari “tersesat jalan”.

Dia juga mulai tumbuh kesadaran untuk mendoakan kedua orang tuanya dan berharap akan anak keturunan yang baik akhlaknya.

Allah menyatakan di dalam surah al-Ahqop ayat 15:

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved