Berita Musi Banyuasin

Kondisi Gelap Gulita di Malam Hari Jembatan Air Lalan Bayung Lencir Musi Banyuasin Terasa Angker

Kondisi gelap gulita pada saat malam hari saat melintasi jembatan Air Lalan Bayung Lencir ini terkesan angker dan rawan kecelakaan.

Kondisi Gelap Gulita di Malam Hari Jembatan Air Lalan Bayung Lencir Musi Banyuasin Terasa Angker
SRIPOKU.COM/Fajeri Ramadhoni
Jembatan Air Lalan Bayung Lencir Musi Banyuasin di siang hari. Di Malam hari pengguna jembatan merasa angker saat melintas karena gelap gulita tanpa penerangan. 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU—Gelap gulita pertama kali yang dirasakan oleh pengguna jembatan Air Lalan yang menghubungi Jalan Lintas Timur Palembang-Jambi, berada tepat di antara Kelurahan Bayung Lencir dan Kelurahan Bayung Lencir Indah, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Kondisi gelap gulita pada saat malam hari  saat melintasi jembatan Air Lalan Bayung Lencir ini terkesan angker dan rawan kecelakaan.

Hal tersebut dirasakan pengendara dan pejalan kaki karena tidak adanya lampu penerangan.

Dari panataun dilapangan, Rabu (8/1), jembatan yang lama sudah tidak memiliki penerangan itu sebelumnya lampu penerangan sudah ada dan menyala, namun terlihat sudah tidak lagi menyala.

Kondisinya pun terlihat miris, sejumlah tiang lampu ada yang sudah hampir roboh, dan satu diantaranya bahkan sudah hilang tidak berada di tempatnya lagi diduga tiang tersebut roboh dan jatuh ke Sungai Lalan.

Pejalan kaki yang melintas, Dedi menyebutkan bahwa kondisi jembatan Air Lalan sangat memprihatinkan.

“Ini jembatan lintas sumatera, rasanya angker jembatan ini, kalau malam kondisinya gelap, ditambah jalan berlubang. Melihat kondisi ini harapan kami sambungan yang berlubang ditambal lagi, dan diberi lampu penerangan untuk jembatan lama dan jembatan baru agar masyarakat bisa melintas,”ungkapnya.

Berkat Polisi Patroli Lewat, Aceng Tersangka Lolos dari Amukan Massa Setelah Menjambret Ponsel

Eks Kiper Persebaya Imam Arief Fadilah Bergabung ke Skuad Laskar Wong Kito, Ini 3 Kiper Baru SFC

Orang Tua Diduga Aniya Anaknya Usia 9 Tahun Hingga Tewas, Polisi Temukan Gagang Sapu Patah

Senada diungkapkan, Lutfi pengendara sepeda motor yang melintas ketika malam hari, mengungkapkan bahwa dirinya selalu meningkatkan kewaspadaan jika hendak melintas di atas jembatan tersebut, ia mengaku harus memperlambat laju kendaraan.

"Iya kalau malam was was lewat sini, kalau tidak menurunkan kecepatan bisa masuk lubang, kalau memperlambat disini gelap, bagi saya ya mesti beriringan dengan kendaraan lain kalau mau lewat sini, belum tahu kan nasib kita apes ada begal disini" katanya.

Sementara itu, Plt Lurah Kelurahan Bayung Lencir, Syarif Hidayat, mengungkapkan prihal adanya tiang listrik yang miring dan nyaris roboh yang berada di atas jembatan air lalan ini, menurutnya kondisi jembatan tersebut sangat memprihatinkan.

"Jembatan yang dibangun tahun 2018, saat ini adanya lubang-lubang disetiap sambungan dan ini menyebabkan para pengendara mobil maupun motor tidak mau melewati jembatan yang baru sehingga harus melawan arus melewati jembatan yang lama. Harapan saya kepada pihak terkait mohon kiranya jembatan tersebut dapat diperbaiki dan bisa dilalui oleh pengendara dengan nyaman dan aman demi keselamatan pengguna jembatan tersebut,”harapnya. (dho)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved