Berita Musi Banyuasin

Ibu Rumah Tangga di Bayung Lencir Muba Tewas Setelah Pinggangnya Ditikam Keris Pelaku Perampas HP

Lilis binti Kaman (28) warga RT 01 Dusun 1 Desa Telang Kecamatan Bayung Lencir Muba tewas saat melawan dua pelaku perampokan di kontrakannya.

Ibu Rumah Tangga di Bayung Lencir Muba Tewas Setelah Pinggangnya Ditikam Keris Pelaku Perampas HP
SRIPOKU.COM/Fajeri Ramadhoni
Dodi tersangka pelaku pencurian yang menusuk korbannya Lilis (28) hingga tewas di Bayung Lencir Musi Banyuasin. 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SRIPO --Lagi-lagi kasus pencurian dengan kekerasan (curas) merenggut korban jiwa.

Kali ini korban bernama Lilis binti Kaman (28) warga RT 01 Dusun 1 Desa Telang Kecamatan Bayung Lencir Muba. Lilis harus kehilangan nyawanya saat melawan dua pelaku perampokan di kontrakannya, Rabu (6/1).

Berdasarkan keterangan salah satu saksi, Martin yang juga pemilik kontrakan mengatakan korban yang merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT) ini pada hari Senin kemarin sekitar pukul 15.30 WIB di dalam bedeng miliknya mendengar ada pencurian.

"Pada saat itu korban baru masuk ke dalam bedeng kontrakan tempat ia tinggal. Tiba-tiba datang 2 orang pelaku masuk ke dalam kamar lalu mengambil 1 unit HP Samsung Galaxy J2 Pro warna hitam dan menikam pinggang sebelah kiri korban sebanyak 1 kali dengan menggunakan sebilah pisau keris hingga akhirnya korban meninggal dunia," ujarnya.

Atas peristiwa tersebut suami korban bernama Tukimin lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bayung Lencir.

"Selain saya ada dua saksi lain yang mengetahui peristiwa pencurian ini, walaupun tidak menyaksikan secara langsung," jelasnya.

Polsek Bayung Lencir yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Bayung Lencir IPDA Dedy Kurniawan SH yang menerima laporan tersebut lantas melakukan cek dan olah TKP atas terjadinya tindak pidana curas ini.

"Dari hasil pengecekan dan olah TKP serta interogasi terhadap para saksi kemudian dilakukan gelar di TKP disimpulkan bahwa pelaku Curas tersebut bernama Dodi Bin Irpan dan Rinto Bin Oni," ungkapnya.

Korsleting Listrik, Rumah di Jalan Urip Sumoharjo Palembang Ludes Terbakar, tak Ada yang Tersisa

Dua Pelaku Begal dengan Modus Menuduh Korban Mengeroyok Teman Para Pelaku Diringkus Polisi

Begal Bersenjata Api Ini Diterjang Timah Panas oleh Unit Hunter Polrestabes Palembang

Kemudian pada saat itu anggota Polsek Bayung Lencir melihat pelaku Dodi sedang berada di dekat TKP dan langsung diamankan.

"Setelah diinterogasi dan dilakukan pemeriksaan pada saat itu juga pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan tindak pidana Curas dengan cara pelaku masuk ke dalam kamar bedeng kontrakan korban. Kemudian merampas HP korban. Karena pada saat pelaku merampas HP korban dan korban melakukan perlawanan, pelaku langsung menikam korban dengan menggunakan 1 bilah senjata tajam jenis keris sebanyak 1 kali dan mengenai pinggang sebelah kiri korban," terangnya.

Menurut keterangan pelaku, pada saat itu ia melakukan perampokan bersama-sama dengan pelaku Rinto. Kemudian pelaku dan barang bukti diamankan dari TKP dan disita dari pelaku langsung diamankan ke Polsek Bayung Lencir.

"Adapun barang bukti yang kita amankan yakni 1 bilah senjata tajam jenis keris bergagang kayu dan bersarung kayu warna coklat panjang lebih kurang 20 cm. Lalu 1 unit sepeda motor merk Honda Revo tanpa plat warna hitam. Kemudian uang Rp370.000,- dari hasil penjualan HP milik korban yang diambil pelaku dan 1 unit HP Samsung Galaxy J2 Pro warna hitam," ujarnya.

Terpisah, tersangka Dodi mengakui perbuatannya karena saat itu ia bersama rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran ketahun oleh pemilik rumah.

“Kami ketahuan sehingga langsung khilaf menusuk korban dan lari,”ujarnya singkat. (dho)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved