Eksepsi Ahmad Yani

Eksepsi Ahmad Yani Dianggap Memberatkan Terdakwa A Elfin, Kalau Bupati Ingin Cuci Tangan Ya Terserah

"Kalaupun pak bupati ingin cuci tangan, ya terserah itu urusan dia. Sekarang inikan persoalannya mereka sedang dalam tahap menyelamatkan diri ...

Eksepsi Ahmad Yani Dianggap Memberatkan Terdakwa A Elfin, Kalau Bupati Ingin Cuci Tangan Ya Terserah
Tribunsumsel.com/Shintadwi Anggraini
Kuasa hukum A. Elfin MZ Muchtar saat ditemui setelah persidangan di pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (7/1/2020) 

"Untuk siapa uang USD 35 ribu itu, nantilah kita bahas orangnya. Nanti kita juga akan tahu siapa jelasnya. Tapi yang jelas, bahwa ketika Robi dan Elfin tertangkap OTT, pertemuan antara keduanya juga atas arahan pak bupati,"katanya.

HUT Kodam II Sriwijaya dan HUT Kowad ke-58 Berlangsung Sederhana tetapi Tetap Meriah

Ibu Rumah Tangga di Bayung Lencir Muba Tewas Setelah Pinggangnya Ditikam Keris Pelaku Perampas HP

Begal Bersenjata Api Ini Diterjang Timah Panas oleh Unit Hunter Polrestabes Palembang

Ia juga menegaskan, aliran dana fee sebesar Rp 12,5 miliar yang diterima dari
terdakwa Robi Okta Fahlevi melalui terdakwa A. Elfin, semuanya uang tersebut sampai ke pihak-pihak yang diarahkan Ahmad Yani.

"Tidak ada yang terhenti ditengah jalan. Elfin berikan semua uang itu kepihak-pihak pejabat lain yang diarahkan oleh pak Bupati. Termasuk anggota dewan, semuanya sampai dan tidak ada yang terhenti ditengah jalan," ujarnya.

Dikatakan Gandi, sebagai bentuk upaya hukum dalam perkara ini, A. Elfin telah mengajukan Justice Collaborator (JC).

Sebab A.Elfin merasa bukan sebagai pengatur skenario perencanaan maupun aliran dana suap dalam kasus yang kini tengah menjeratnya.

"Kita tidak punya misi Alfin harus bebas. Hanya saja diharapkan Alfin akan mendapat hukuman serendah mungkin. Karena dia hanya menjadi orang suruhan," ujarnya.

"Untuk itu kita optimis pada pengajuan JC kita. Semua fakta akan kami buka. Biarlah hukum yang akan menilainya. Kita tidak memfitnah, tidak juga mengada-ada. Dengan harapan agar ada pertimbangan-pertimbangan yang meringankan,"sambungnya.

Sementara itu, ditemui setelah persidangan, A.Elfin MZ Muchtar enggan memberikan keterangan apapun dan langsung mengarahkan ke kuasa hukumnya ketika didekati awak media.

Setelah kembali menggunakan rompi tahanan, tepat di depan ruang sidang, kedua tangan A. Elfin kembali dipasang borgol.

Raut wajahnya terlihat pasrah dan terus berjalan saat digiring petugas untuk masuk ke dalam mobil.

Sidang lanjutan dengan terdakwa A. Elfin MZ Muchtar akan kembali digelar Selasa pekan depan dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi. (TS/Shintadwi Anggraini)

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved