Eksepsi Ahmad Yani

BREAKING NEWS: Bupati Muaraenim Non Aktif Ahmad Yani Sebut Nama Firli Bahuri dalam Materi Eksepsi

Sejumlah fakta baru diutarakan pengacara, salah satunya membawa nama Ketua KPK sekaligus mantan Kapolda Sumsel Firli Bahuri.

BREAKING NEWS: Bupati Muaraenim Non Aktif Ahmad Yani Sebut Nama Firli Bahuri dalam Materi Eksepsi
sripoku.com/irawan
Ahmad Yani ketika menjalani sidang eksepsi yang dibacakan pihak pengacaranya. Bupati Muaraenim non aktif ini merupakan salah satu terdakwa atas kasus dugaan suap di Dinas PUPR Muaraenim. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bupati Muaraenim Non Aktif, Ahmad Yani, baru saja usai membacakan materi eksepsi atas kasus dugaan suap di Dinas PUPR Muaraenim di PN Tipikor Palembang Selasa (7/1/2020).

Sejumlah fakta baru diutarakan pengacara, salah satunya membawa nama Ketua KPK sekaligus mantan Kapolda Sumsel Firli Bahuri.

Dijumpai pasca sidang, penasehat hukum Ahmad Yani bernama Maqdir ismail yang sedang membacakan keberatan dari pihak Ahmad yani.

Dari materi eksepsi, Maqdir mengatakan kliennya hanya menjadi korban politik.

Dikatakan Maqdir, uang yang diberikan Robi yang tak lain terdakwa lainnya untuk kasus ini juga akan diberikan kepada Firli.

Uang yang dibawa Elvin, juga terdakwa lainnya, sudah dipersiapkan untuk diberikan kepada salah satu keluarga Firli bernama Erlan.

"Terdakwa Elvin menterjemahkan dirinya inisiatif memberikan uang kepada Kapolda Sumsel saat itu yang kini menjadi Ketua KPK. A. ELFIN MZ MUCHTAR sudah berinisiatif akan memberikan uang sebesar USD35.000 (tiga puluh lima ribu dolar Amerika Serikat).

Seolah menjadi tukang nujum bahwa Kapolda Firli Bahuri berkehendak meminta uang, yang mana uang tersebut diminta dari ROBI OKTA FAHLEVI," kata Maqdir, seperti yang ada di berkas eksepsi yang ia bacakan.

Masih dikatakan Maqdir, sangat beruntung Erlan yang merupakan keponakan dari Firli Bahuri secara tegas menolak iming-iming A. ELFIN MZ MUCHTAR dengan cara memutus komunikasi.

Seandainya saja Erlan khilaf, mau bertemu dengan A. ELFIN MZ MUCHTAR dan mau menerima uang yang tidak diketahui oleh Firli Bahuri, dapat dipastikan dia akan menjadi bulan-bulanan pimpinan KPK dengan cara memberitakan adanya “penerimaan” uang oleh Kapolda Sumatra Selatan.

Halaman
123
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved