Gubernur Sumsel Herman Deru Ungkap Penyebab Longsor dan Banjir Akibat Aktivitas Penambang Liar

Alih fungsi lahan disinyalir menjadi pemicu bencana longsor dan banjir di sejumlah wilayah di Sumatera Selatan. Terutama persoalan tambang-tambang li

Gubernur Sumsel Herman Deru Ungkap Penyebab Longsor dan Banjir Akibat Aktivitas Penambang Liar
SRIPOKU.COM/EDHI AMIN
Warga membantu membersihkan material longsor yang masuk ke dalam rumah, Rabu (1/1/2020) di Dusun 4 Desa Muara Payang, Kecamatan Muara Payang, Lahat. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Alih fungsi lahan disinyalir menjadi penyebab  longsor dan banjir di sejumlah wilayah di Sumatera Selatan.

Terutama persoalan tambang-tambang liar yang semakin memperparah kondisi tersebut.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengatakan,  ambruknya jembatan di Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat dan tanah longsor di Kabupaten Muara Enim itu semua karena maraknya penambang liar.

Saat meninjau lokasi ambruknya jembatan di Kecamatan Mulak Ulu, pihaknya menemukan tumpukkan batu dari pengerjaan penambang liar tersebut yang hanya berjarak 100 meter dari lokasi kejadian.

“Penumpukan batu itu dibiarkan saja dan sangat dekat dari sungai sehingga saat aliran sungai meluap membuat jembatan ambruk dan tanah longsor,” ungkapnya, Kamis (2/1/2020).

Lemahnya pengawasan pemerintah setempat juga disesalkan mantan Bupati OKU Timur dua periode tersebut. Betapa tidak, lemahnya tindakan aparat keamanan dalam menindak penambang liar tersebut.

“Kalau mengandalkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) saja untuk melakukan pengawasan itu sulit sehingga saya sudah instruksikan kepada Pemda setempat baik itu camat dan kades untuk melakukan pengawasan ketat nantinya. Aparat keamanan juga jangan diam saja,” tegasnya.

Untuk mengatasi bencana tanah longsor dan banjir, lanjut Deru, pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk melakukan tindakan penyelamatan kepada masyarakat yang terkena bencana alam.

“Pertama keselamatan masyarakat itu yang penting. Kemudian, harta benda termasuk bangunan baru menjadi fokus dari Satgas nanti,” tutupnya

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved