Breaking News:

Berkat Respon Cepat Gubernur, Kini Sugianto Bisa Berkumpul Kembali dengan Keluarganya

Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi (Disnaker) Sumsel bekerja cepat menangani Sugianto

Editor: Sudarwan
Dok Humas Pemprov Sumsel
Sugianto (kedua dari kanan), pekerja asal Sumsel Kabupaten Muaraenim Desa Lubai Ulu yang dikabarkan terlantar di Malaysia, saat berada di RS Ernaldi Bahar, Selasa (31/12/2019). 

Ia masuk dari jalur Batam dan bekerja di salah satu perusahaan perkebunan karet di Kelantan.

Sugianto bekerja sebagai buruh penyadap karet dengan upah sekitar 400 Ringgit atau jika dirupiahkan hanya sekitar Rp 1,2 juta.

"Dia diajak oleh rekannya bekerja di Malaysia. Dengan iming-iming bergaji besar.

Tetapi sampai disana, gajinya malah dibawah standar dan bekerja cukup berat.

Dia pun stress dan kabur mess perkebunan ke Kuala Lumpur," ucapnya.

Atas kejadian tersebut, Koimudin mengimbau kepada masyarakat yang berminat untuk bekerja di luar negeri agar bisa berangkat melalui jalur yang benar.

Melalui badan penyalur tenaga kerja yang resmi dan terdaftar. Sehingga, kesejahteraan dan keselamatannya bisa terjamin.

"Kalau melalui jalur ilegal, nasibnya tidak akan diperhatikan. Untung, pekerja migran di sana persatuannya cukup kuat.

Sehingga, Sugianto mendapat perawatan medis dari RS selama sebulan dan diurusi proses pemulangannya," ungkapnya.

Ia pun mengucapkan banyak terima kasih kepada PMI di Malaysia asal Sumsel yang telah berhasil memulangkan Sugianto ke Palembang.

Termasuk juga bapak Khairul Hamzah, salah seorang PMI asal Sumsel yang telah bekerja 20 tahun dan berperan besar terhadap pemulangan Sugianto ke Sumsel.

"Kami sangat apresiasi pak Khairul dan PMI asal Sumsel yang ada di Malaysia karena sudah membantu proses pemulangan," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved