Breaking News:

Berkat Respon Cepat Gubernur, Kini Sugianto Bisa Berkumpul Kembali dengan Keluarganya

Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi (Disnaker) Sumsel bekerja cepat menangani Sugianto

Editor: Sudarwan
Dok Humas Pemprov Sumsel
Sugianto (kedua dari kanan), pekerja asal Sumsel Kabupaten Muaraenim Desa Lubai Ulu yang dikabarkan terlantar di Malaysia, saat berada di RS Ernaldi Bahar, Selasa (31/12/2019). 

“Besok kami akan menemui dan berkoordinasi dengan disnakertrans, serta dinsos Muara Enim sesuai arahan Bapak Gubernur untuk diperhatikan,” tambahnya.

Seperti diketahui Sugianto, pria asal Desa Mekar Jaya, Kecamatan Lubai Ulu, Kab Muara Enim, Sumsel ini ditemukan terlantar, dalam kondisi yang amat lemah, disekitar Jalan Tun Razak, Kuala Lumpur, bulan November yang lalu.

Kemudian Sugiarto dibawa ke Rumah Sakit di Kuala Lumpur, untuk mendapatkan perawatan. , Setelah mendapatkan perawatan selama sebulan lebih, keadaannya sekarang sudah berangsur pulih.

Foto-Foto Penampakan Banjir Bandang Desa Keban Agung Lahat Rumah Hancur & Hanyut, Ini Kata Gubernur

Sementara Kepala Disnakertrans Sumsel, Koimudin mengatakan kejadian yang menimpa Sugianto pertama kali diketahui dari akun media sosial di kalangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Malaysia. Ia ditemukan warga Kuala Lumpur saat hendak melakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari Fly Over di salah satu ruas jalan di kota tersebut. Warga yang mengetahui aksinya itu langsung mengamankan dirinya. Dari situ, Sugianto diketahui sebagai pekerja migran asal Indonesia yang masuk dari jalur ilegal.

"Nah, PMI yang bekerja disana lantas menyebarkan informasi tersebut. Hingga diketahui Sugianto merupakan pekerja yang berasal dari Sumsel.

Tepatnya beralamat di Desa Mekar Jaya Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim," kata Koimudin saat dibincangi di Ernaldi Bahar.

Koimudin menuturkan setelah mendapst informasi tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak di Malaysia untuk memulangkannya ke Palembang.

Jalinan komunikasi tersebut membuahkan hasil. Sehingga, Sugianto bisa pulang ke Palembang dengan selamat.

"Sesampainya di Palembang, kami jemput dia dari bandara dan membawanya ke RS Ernaldi Bahar untuk diberikan assessment serta pengobatan," ujarnya.

Koimudin mengatakan Sugianto merupakan korban human trafficking yang diimingi gaji besar untuk bekerja di Malaysia.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved