Bertaruh Nyawa Selama 4 Bulan di Papua, Anggota Brimob Ini Pulang Disambut Anaknya: Hore Papa Pulang

Bertaruh Nyawa Selama 4 Bulan di Papua, Anggota Brimob Ini Pulang Disambut Anaknya: Hore Papa Pulang

Editor: Hendra Kusuma
TRIBUN SUMSEL/ARDIANSYAH
Bertaruh Nyawa Selama 4 Bulan di Papua, Anggota Brimob Ini Pulang Disambut Anaknya: Hore Papa Pulang 

Adegan penuh haru saat Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto ketika mengelus rambut seorang anak personil Brimob yang baru tiba di Kargo Bandara internasional SMB II Palembang, Senin (30)12/2019). Sebab pasca Bertaruh Nyawa Selama 4 Bulan di Papua, Anggota Brimob Ini Pulang Disambut Anaknya: "Hore Papa Pulang."

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Hore Papa Pulang, demikian teriak salah seorang anak anggota Brimob di Sumsel yang baru saja pulang dari tugas di Papua.

Tidak mudah memang, bertugas melakukan pengamaman pasca kerusuhan di Papua dan Papua Barat, terdapat 85 warga yang ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan berbagai peran. Terakhir, Senin (9/9) silam. Setidaknya hal ini yang dialami 454 personel Brimob Sumsel yang kini pulang dalam keadaan selamat.

Penugasan sebanyak 454 personel Brimob Sumsel yang kini pulang dalam keadaan selamat ini, memang sangat berkaitan dengan kerusuhan di mana  Polda Papua menangkap Wakil Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Buchtar Tabuni dan beberapa warga lainnya yang diduga melakukan tindak pidana makar.

Kini tugas negara dan berat bahkan bertaruh nyawah itu sudah usai, 454 personel Brimob Sumsel itu selama 4 bulan lamanya, sehingg otomatis mereka tidak melihat anak dan keluarga mereka yang ditinggalkan di Palembang.

Tak heran jika kemudian seorang anak begitu bergembira melihat sang ayah pulang, wajah lugunya menyambut sang ayah yang tergabung dalam 454 personel Brimob Sumsel yang kini pulang dalam keadaan selamat.

Anak-anak personil Brimob Polda Sumsel yang telah menunggu, berteriak gembira ketika melihat ayah mereka berbaris menuju lapangan apel saat tiba di Kargo Bandara internasional SMB II Palembang, Senin (30/12/2019) sore.

Spontan, beberapa anak langsung berteriak melihat ayah mereka ada di barisan para personil Brimob yang baru selesai menjalankan tugas pengamanan di Papua selama empat bulan lamanya.

"Hore papa pulang," teriak seorang anak yang langsung menghampiri ayahnya ke barisan anggota Brimob.

Melihat inilah Kapolda Sumsel pun terharu dan sempat memegang kepala si anak yang terlihat lugu dan gembira bukan main itu.

Selang beberapa saat kemudian, apel penerimaan langsung dilaksanakan. Anak-anak ini menyingkir dari ayah mereka, dan menyaksikan apel penerimaan yang langsung dipimpin Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto.

Usai pelaksanaan apel penerimaan, anak-anak ini bersama istri dari personil Brimob berkumpul.

Mereka langsung menerima ucapan terima kasih dari Kapolda dan juga pejabat utama Polda sudah melaksanakan tugas negara dengan baik dan tetap menjaga nama Polda Sumsel saat bertugas di Papua.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto menuturkan Personil Sat Brimob Polda Sumsel yang mengikuti apel ini telah selesai melaksanakan Ops Aman Nusa I BKO Papua.

"Personil Sat Brimob Polda Sumsel melaksanakan pengamanan ini berjumlah 454 personil. Mereka melaksanakan BKO di Polda Papua selama lebih kurang 4 bulan dari tanggal 31 Agustus sampai 30 Desember 2019," ujar Kapolda.

Acara apel penyambutan personil satbrimob Polda Sumsel ini, sebagai ungkapan pemberi semangat dan motivasi kepada anggota Brimob yang telah melaksanakan tugas selama empat bulan.

"Ini juga sebagai bentuk penghargaan kepada anggota satbrimob polda sumsel yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik untuk mengamankan wilayah NKRI tercinta," pungkas Priyo.

Seperti diketahui ,Dalam kasus kerusuhan di Papua dan Papua Barat, terdapat 85 warga yang ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan berbagai peran. Terakhir, Senin (9/9), Polda Papua menangkap Wakil Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Buchtar Tabuni. Buchtar diduga melakukan tindak pidana makar.(Tribun Sumsel/Ardiansyah)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved