Berita Muba

Awal 2020 Pabrik Pengolahan Aspal Karet di Muba Siap Beroperasi, Setahun Bisa Produksi 25 Ribu Ton

Awal 2020 Pabrik Pengolahan Aspal Karet di Muba Siap Beroperasi, Setahun Bisa Produksi 25 Ribu Ton

Awal 2020 Pabrik Pengolahan Aspal Karet di Muba Siap Beroperasi, Setahun Bisa Produksi 25 Ribu Ton
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Bupati Muba Dodi Reza Alex ketika menggelar Refleksi Akhir Tahun 2019 di Auditorium Pemkab Muba. 

Awal 2020 Pabrik Pengolahan Aspal Karet di Muba Siap Beroperasi, Setahun Bisa Produksi 25 Ribu Ton

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SEKAYU, SRIPO -- Sebanyak 25 ribu ton karet petani asal Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bakal diserap untuk aspal karet.

Hal ini menyusul bakal berdirinya pabrik pengolahan aspal karet di Kabupaten Muba pada Januari 2020 mendatang.

"Kabupaten Muba bakal memiliki pabrik aspal karet pertama di Indonesia, dalam satu tahun pabrik aspal karet yang ada di Kabupaten Muba bakal menyerap karet petani di Kabupaten Muba sebanyak 25 ribu ton pertahun, keberadaan pabrik pengolahan aspal karet berbasis lateks Pravulkanisasi tentunya dapat membantu petani karet di Kabupaten Muba," kata Bupati Muba Dodi Reza Alex, disa Refleksi 2019 di Auditorium Pemkab Muba, Senin (30/12/19).

2020 Jokowi Direncanakan Panen Perdana Hasil Replating Sawit di Muba

Waspadai Pergerakan Harimau Masuk Pemukiman di Muaraenim, Bupati Bentuk Satgas pemburu Harimau

Gojek Kembangkan Tombol Darurat Pasca Kasus Ruslan Sani, Berikut Ini Cara Klaim Asuransi Gojek

Bupati Muba Dodi Reza Alex menjelaskan, agar penyerapan karet petani di Kabupaten Muba berjalan dengan cepat pihaknya menargetkan pembangunan pabrik pengolahan aspal karet berbasis lateks Pravulkanisasi ini ditargetkan akan selesai awal 2020 dan sudah beroperasional.

"Untuk alat operasional di support oleh pihak Pusat Penelitian Karet, sambil menunggu operasional berjalan Pusat Penelitian Karet juga akan melatih petani karet di Kabupaten Muba," ungkapnya.

Pemkab Muba sudah juga telah menganggarkan untuk melanjutkan pembangunan jalan aspal karet di beberapa wilayah.

"Nah dengan adanya pabrik pengolahan aspal karet berbasis lateks Pravulkanisasi ini akan menjadi lebih mudah realisasi pembangunan jalan aspal karet nantinya,"jelasnya.

Sementara itu, Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi mengatakan dengan adanya pabrik pengolahan aspal karet berbasis lateks pravulkanisasi tersebut juga merupakan upaya untuk menggencarkan kelanjutan inovasi pembangunan jalan aspal karet.

"Pendirian pabrik pengolahan aspal karet berbasis lateks pravulkanisasi ini juga bagian upaya untuk meningkatkan harga karet di kalangan petani, sesuai misi pak Bupati," ujarnya.

Tercatat ada sekitar 337 ribu hektar lahan perkebunan karet di Muba yang 90 persen merupakan milik petani rakyat.

"Kabupaten Muba memilki banyak potensi karet dengan demikian bisa memasok dalam penggunaan bahan dasar aspal karet," tutupnya.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved