Berita Palembang

Masyarakat Diimbau Hati-hati Palembang Rawan Banjir dan Pohon Tumbang

Polrestabes Palembang, TNI, BMKG Sumsel, dan Basarnas menghimbau masyarakat khususnya Kota Palembang waspada bencana.

SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kapolrestabes Palembang, Anom Setyadji dan elemen, TNI, Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) Sumsel, dan Badan SAR Nasional (Basarnas) siap menangani bencana di Palembang dan menghimbau masyarakat khususnya Kota Palembang waspada bencana, Jumat (27/12). 

Disebutkanya itu dampak dari angin monsun Asia dari Samudra Hindia ke Indonesia. Itulah berdampak cura hujan dan angin di Sumsel khususnya Palembang sangat tinggi.

"Angin dan cura hujan tinggi di Kota Palembang meskipun ada sungai musi tidak akan ada tsunami. Karena tsunami hanya terjadi di pantai," katanya.

Namun disebutnya bencana besar akan berdampak kepada musibah terbesar di akses transportsi. Bahkan pihaknya sering memberikan himbauan kepada dermaga kapal dan bandara penerbangan agar tidak melanjutkan perjalanan.

"Saat penerbangan atau kapal mau berlayar hujan deras dan angin tinggi. Kami yang memberikan izin apakah layak berangkat atau tidak," tegasnya.

Sambungnya, pihak Badan SAR Nasional (Basarnas) Palembang Koordinator Rescue Manca mengatakan, pihaknya selama cura hujan tinggi telah siaga.

Tentunya mengantisipasi banjir dan tumbangnya pohon yang akan berdampak kepada masyarakat.

"Kita standby 24 jam dan kami telah siapkan 4 regu dengan satu regunya berisi 10 orang. Intinya kami mengantisipasi lebih kepada bencana banjir dan pohon tumbang," tutupnya.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved