Pembunuh Wina Sembunyi di Empatlawang

Istri Pardi Ungkap Motif Suami Bunuh Mahasiswi di Bengkulu Wina Mardiana, Tertangkap di Empatlawang

Ketika diperiksa, TK tak menutup-nutupi perbuatan suaminya yang sudah menghabisi nyawa Wina.

Istri Pardi Ungkap Motif Suami Bunuh Mahasiswi di Bengkulu Wina Mardiana, Tertangkap di Empatlawang
handout
Wina semasa hidup dan pria yang diduga sudah membunuhnya, Pardi. 

SRIPOKU.COM - Pardi sudah disangka-sangka menjadi pelaku yang membunuh Wina Mardiana sejak jasad mahasiswi di Bengkulu itu ditemukan tak jauh dari tempat kosannya. Pardi, yang merupakan penjaga kos, langsung menghilang pasca peristiwa tersebut.

Dugaan semakin kuat ketika polisi menahan istri Pardi berisial TK. Ketika diperiksa, TK tak menutup-nutupi perbuatan suaminya yang sudah menghabisi nyawa Wina.

Pardi sendiri ditemukan kritis di Empatlawang, tempat dirinya bersembunyi.

BREAKING NEWS: Ini Wajah Pembunuh Mahasiswi Bengkulu Wina Mardiani, Ditemukan Kritis di Kamar Mandi

Bersama keluarga, polisi mendapat Pardi hampir saja tewas dengan perut terluka di kamar mandi rumah keluarganya itu.

Kini, Pardi tengah menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Bengkulu.

Ketika memeriksa TK, motif suaminya adalah karena pelaku merasa dendam dan sakit hati diminta untuk memperbaiki motor korban yang rusak karena pernah ditabrak oleh pelaku.

Sebelum terjadi pembunuhan, pelaku menabrak motor korban yang terparkir di depan indekos. Motor korban rusak di beberapa bagian.

Korban menuntut pelaku memperbaiki kerusakan tersebut.

Pembunuh Mahasiswi di Bengkulu, Wina Mardiani, Sempat Iris Perut Sendiri di Empatlawang

Sampai pada saat kejadian korban belum mendapat kepastian pelaku ataupun istrinya untuk memperbaiki motor korban yang rusak.

"Tidak menutup kemungkinan bahwa motifnya itu karena balas dendam. Atau pun karena jengkel atau sakit hati terhadap korban karena selalu ditagih-tagih terus untuk memperbaiki sepeda motor korban yang rusak," ujar Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Indramawan Kusuma Trisna di Mapolres Bengkulu.

Editor: Refly Permana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved