Berita Banyuasin

Polres Banyuasin Blender Narkoba Hasil Tangkapan Selama Setahun Senilai Rp 1,4 Milyar

proses pemusnahan narkoba hasil tangkapan senilai Rp 1,4 Milyar dilakukan secara terbuka di halaman Mapolres Banyuasin, Kamis (19/12/2019).

SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk MH bersama Tim Labfor Polda Sumsel, Kodim 0430/Banyuasin, Badan Narkotika Kabupaten (BNK), Kejari, Pengadilan Negeri dan jajaran Pemkab Banyuasin, memblender barang bukti narkoba. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -Hasil tangkapan tindak pidana kejahatan selama setahun diwilayah hukum Polres Banyuasin dimusnahkan. Sedangkan proses pemusnahan dilakukan secara terbuka di halaman Mapolres Banyuasin, Kamis (19/12/2019).

Barang bukti (BB) yang dimusnahkan berupa narkotika jenis sabu 1,3 kg dan ganja 12,3 kg dengan cara diblender dan bakar. Ditambah 33 pucuk senjata api rakitan juga dimusnahkan.

Pemusnahan barang bukti tersebut melibatkan pihak Tim Labfor Polda Sumsel, Kodim 0430/Banyuasin, Badan Narkotika Kabupaten (BNK), Kejari, Pengadilan Negeri dan jajaran Pemkab Banyuasin.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk MH mengatakan, barang bukti narkoba dan senpira yang di musnahkan ini merupakan hasil pengungkapan kasus kejahatan yang dilakukan selama setahun diwilayah hukum Polres Banyuasin.

"Barang bukti yang diamankan berupa sabu 1,3 kg dan ganja 12,3 kg dengan total nilai Rp 1,4 Milyar. Ada 5 (Lima) Laporan Perkara yang kita ungkap berikut dengan belasan tersangka yang diamankan," kata AKBP Danny.

Deretan Kado ini Dibungkus Tak Biasa, Kejutan yang Bikin Merinding hingga Hadiahkan Sebuah Lautan!

Selain Terhindar dari Fitnah Dajjal, Ini 9 Keutamaan Menakjubkan Baca Surat Al Kahfi di Malam Jumat

Jalintim Zona Merah Tindak Kriminalitas Jelang Libur Nataru 2020, Polres Muba Terjunkan 170 Personel

 

Disebutkan Kapolres, sesuai dengan Undang-Undang (UU) No 35 tahun 1999 tentang narkoba, pemusnahan narkoba ini bertujuan untuk menghilangkan asumsi negatif tentang barang bukti narkoba atau miras yang kita amankan.

"Jangan sampai ada asumsi barang bukti ini kita jual dan sebagainya, maka kami musnahkan dengan disaksikan berbagai unsur yang terkait," tutur Danny didampingi Kabag OPD Kompol MP Nasution SH.

Dijelaskannya Banyuasin merupakan jalur peredaran narkoba yang cukup strategis hingga lebih mudah masuk ke masyarakat karena berada di jalur perlintasan dan wilayah perairan.

Untuk itu, Kapolres menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi para bandar dan pelakunya untuk mengedarkan narkoba di wilayah Banyuasin. Pihaknya tahun 2020, tetap fokus pada pelayanan masyarakat dan terus serius melakukan pengungkapan kasus narkoba dan kasus curas, curat, dan curanmor.

"Kami akan bekerjasama dengan pemerintah BNK dan elemen masyarakat untuk mencegah narkoba. Dan perlu ingat ini bukan tugas Polri saja. Namun juga tugas bersama," timpal Wakapolres.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved