Berita OKU Selatan

Gunakan Sebilah Golok, Bapak di OKU Selatan Leluasa Menggagahi Anak Tirinya Sejak SD hingga 60 Kali

Gunakan sebilah golok, Pauti (30) seorang bapak di Kecamatan Buay Sandang Aji OKUu Selatan berhasil menggagahi anak tirinya 60 kali sejak Kelas 6 SD.

Gunakan Sebilah Golok, Bapak di OKU Selatan Leluasa Menggagahi Anak Tirinya Sejak SD hingga 60 Kali
ISTIMEWA
Ilustrasi korban perkosaan 

SRIPOKU.COM, MUARADUA--Cabuli anak tiri yang masih dibawah umur hingga puluhan kali tersangka Pauti (30) diringkus jajaran Unit PPA Polres OKU Selatan di kediamannya Kecamatan Buay Sandang Aji (BSA) Kabupaten OKU Selatan.

Agar korban dapat memenuhi birahinya, pelaku Pauti mengancam akan membunuh korban dengan menggunakan sebilah golok saat istrinya sedang tidak berada di rumah.

"Dari pengakuan korban, untuk menuruti nafsu bejat pelaku, dia diancam dengan sebilah golok,"ungkap Kapolres OKU Selatan AKBP Deny Agung Andriana SIK, MH melalui Kanit Pidum Ipda Arsyad Putra Jaya SH, Kamis (19/12/2019).

Setelah menerima laporan dari orang tua korban unit PPA sigap langsung meringkus tersangka di kediamannya di Desa Gunung Terang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya tentang pencabulan anak dibawah umur.

"Pelaku akan dijerat pasal 81 ayat 1 UU Nomor 17 Tahun 2016 dengan ancaman hukuman maksimal 16 tahun penjara,"Asryad.

Pauti-tersangka cabuli anak tiri dibawah umur sebanyak 60 kali saat akan dijebloskan ke dalam sel tahanan Polres Lahat.
Pauti-tersangka cabuli anak tiri dibawah umur sebanyak 60 kali saat akan dijebloskan ke dalam sel tahanan Polres OKU Selatan. (SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH)

BREAKING NEWS: Kasus Janda Tewas Ditembak di Sekayu Musi Banyuasin Terungkap, Pelakunya Ditangkap

Berpegang Pada PKPU No 18, KPU Ogan Ilir Tetap Persilahkan Ahmad Wazir Noviadi Mencalonkan Diri

Kronologi Kasus Janda Dua Anak Tewas Ditembak di Sekayu Musi Banyuasin, Ditembak di Perut

Sementara Korban Bunga (12) warga Kecamatan Buay Sandang Aji (BSA) mulai menggagahi anak tirinya sejak setahun terakhir saat korban masih duduk dikelas 6 SD, hingga duduk dibangku SMP.

Dihadapan media pelaku mengaku telah 60 kali menggagahi anak tirinya sendiri berawal dengan memasukan jari tangannya ke bagian intim korban.

"Sekitar 60 kali, Saya khilaf saya melakukannya saat istri saya sedang tidak di rumah sedangkan istri saya telah berumur "ujar Pauti kepada Media, Kamis (19/12/2019).

Terbongkarnya kelakuan bejat Pauti saat bibi korban menaruh rasa curiga saat tengah berkunjung ke rumah korban mendapati pelaku tanpa menggunakan pakaian saat di rumah hanya pelaku dan korban.

Bibi korban menceritkan pada ibu korban dan menanyakan pada korban sehingga korban membeberkan kelakuan bejat ayah tirinya, dengan diancam dengan sebilah golok.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved