Banjir di Jalan Protokol Palembang
Sejumlah Warga Mengais Rezeki dari Banjir di Jalanan Palembang
Banjir yang melanda sejumlah jalan protokol di Palembang mengundang inisiatif sejumlah pria untuk membantu pengendara memilih titik yang tepat.
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan sripoku.com, Odi Aria
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Banjir di Jl R Soekamto, tepatnya tidak jauh dari Lampu Merah Angkatan 66 Kamis (18/12/2019), cukup tinggi.
Sejumlah motor jenis matic tak kuasa melintas hingga mogok di tengah genangan air.
Keberadaan motor-motor yang mogok ini seakan menjadi berkah untuk sejumlah pria.
Ketika si pengendara selesai mendorong motor melintasi genangan air, sejumlah pria menawarkan bantuan untuk membantu si pengendara ini menyalakan motornya.
• BREAKING NEWS: Banjir Landa Jalan Protokol di Palembang, Puluhan Motor Matic Mogok
Tak sia-sia, kedua belah pihak terpuaskan.
Si pemilik motor bisa kembali melajutkan aktivitas dengan motornya, sementara pria yang tadinya memberikan jasa bantuan mendapat imbalan uang.
Terlihat seorang pria mendapat selembar uang Rp 10 ribu.
Pantauan Sripoku.com, ada sekitar lima pria yang menunggu tak jauh dari Lampu Merah Angkatan 66.
Setiap kali melihat ada motor mogok, mereka selalu menawarkan jasa bantuan dengan ramah tamah.
• Pasca Putus dari Rio Ramadhan, Rahmawati Kekeyi Alami Penderitaan, Banjir Untaian Doa!
Selain membantu menyalakan motor yang mogok, tampak pula beberapa pria mencoba membantu untuk mengarahkan pengendara motor ketika melintas di lokasi yang genangan airnya tinggi.
Mereka memberikan arahan dimana titik yang pas untuk melintas sehingga motor tidak mogok.
"Pak, ke kanan lagi pak, di tempat bapak itu masih tinggi airnya," kurang lebih begitu ucapan seorang pria ke pengendara motor yang sedang melintas.
Jika perempuan yang mengendarai motor, pria-pria ini sesekali melontarkan candaan atau rayuan kepada si pengendara.
• Berkat Single Terbarunya Ditikam Asmara, Rara LIDA Dangdut Banjir Job Hingga Akhir Tahun
"Mbak yang cantik, putar arah saja, di depan banjirnya tinggi," begitu kurang lebih ucapan yang terdengar dari salah satu dari mereka.
Pengatur jalan dadakan ini cukup membantu pengendara menghindari titik banjir yang dalam.
Tak ayal, beberapa pengendara motor memberikan uang seikhlasnya kepada mereka di saat para pemuda ini sama sekali tidak terdengar meminta uang kepada yang lewat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/matic-mogok.jpg)