Riset Terbaru: Di Negara Miskin Laki-laki Lebih Berisiko Depresi

Depresi adalah kondisi yang mempengaruhi banyak orang, yang menyebabkan hilangnya kesenangan dalam kegiatan yang awalnya membawa kegembiraan.

sripoku.com/herwis
Ilustrasi - Depresi dapat menyebabkan perasaan tidak berharga, ketidakseimbangan seperti tidur berlebihan atau susah tidur, dan memicu pikiran untuk bunuh diri. 

SRIPOKU.COM - Depresi adalah kondisi yang mempengaruhi banyak orang, yang menyebabkan hilangnya kesenangan dalam kegiatan yang awalnya membawa kegembiraan.

Depresi adalah penyebab utama gangguan jiwa di seluruh dunia. Jika tidak ditangani, depresi dapat mendorong penyalahgunaan obat, kecemasan, bahkan bunuh diri.

Depresi juga dapat menyebabkan perasaan tidak berharga, ketidakseimbangan seperti tidur berlebihan atau susah tidur, dan memicu pikiran untuk bunuh diri.

12 Artis Korea Meninggal Dunia Tahun 2019, Ada yang Bunuh Diri karena Depresi Berat akibat Dibully

Inilah 5 Zodiak Paling Suka Memendam Masalah hingga Depresi: Scorpio Tak Mudah Percaya

Kondisi inilah yang yang diteliti oleh Olivia Remes, kandidat doktor di University of Cambridge.

Dia menemukan, pria yang tinggal di negara miskin lebih mungkin mengalami depresi. Namun, hal ini tidak ditemukan pada wanita.

Remes menjelaskan, ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang mengalami risiko berat.

"Pernah didiagnosis mengidap penyakit kronis serius, seperti diabetes atau kanker, sekarang atau di masa lalu, dapat meningkatkan risiko Anda terpapar depresi," kata Remes.

Selain itu, trauma di masa lalu seperti pelecehan fisik atau seksual, dibesarkan dalam keluarga yang disfungsional juga bisa memicu depresi.

"Bagaimanapun, hal-hal tadi adalah keadaan pribadi yang dapat mempengaruhi kesehatan mental Anda secara negatif. Sebagian besar penelitian tentang depresi memang berfokus pada faktor-faktor pribadi seperti itu," katanya.

Namun, ada faktor risiko eksternal yang bisa menyebabkan seseorang mengalami depresi. Salah satunya latar belakang tempat tinggal kita.

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved